Surabaya,(bisnissurabaya.com)- Harapan Persebaya Surabaya untuk menggunakan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) tertutup. Bukan hanya itu, Gelora 10 November (G10N) sebagai kandang di ajang Liga 1 2020 dan ASEAN Cup Championship (ACC) pun agaknya tidak diperbolehkan Persebaya untuk bermain di kandang.

Pemkot Surabaya, melalui Kabid Sarana dan Prasarana (Sarpras), Edi Santoso, memastikan kedua stadion itu bakal direnovasi secara menyeluruh pada 2020.

Tujuannya untuk mempersiapkan venue Piala Dunia U-20/2021, terlebih lagi untuk Stadion G10N yang menjadi alternatif Persebaya, bila Stadion GBT benar-benar tidak bisa dipergunakan.

“Sudah diputuskan tidak bisa digelar untuk kompetisi di Stadion 10 November,” kata Edi Santoso, di Surabaya Senin (30/12). Dia beralasan tidak memberikan izin pemakaian stadion untuk kandang Persebaya Surabaya di Liga 1/2020 karena kondisi yang tak layak untuk menyelenggarakan pertandingan.

“Parkirnya paling tidak harus 100 meter dari lokasi. Kemudian lokasi di sana juga sudah penuh dengan penduduk,” jelas Edi Santoso.

Ia memastikan Stadion G10N rencananya bakal direnovasi. Lokasi itu akan digunakan sebagai fasilitas latihan pada ajang Piala Dunia U-20/2021.

“Begitu pun lapangan Karanggayam juga tidak bisa dipergunakan. Jadi silakan Persebaya menggunakan stadion alternatif yang lain,” pungkas Edi. (ton)