Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Akhirnya perseteruan antara warga Gedangan dengan sebuah pabrik berujung damai. Mediasi dan advokasi yang diberikan H.Rahmat Muhajirin atas upaya warga Dusun Demeling Desa Gedangan terhadap limbah pabrik PT Tunas Baru Lampung (TBL) produsen Migor Rosebrand, akhirnya berbuah manis.

Mediasi yang dilakukan di Mapolres Sidoarjo itu, membuahkan hasil positif bagi warga.

Setidaknya ada beberapa kesepakatan yang dibuat antara PT TBL dengan warga. Kesepakatan itu PT TBL menyetujui segala tuntutan warga dan bersedia menanda tangani perjanjian tertulis dengan warga.
Terdapat 3 poin kesepakatan perjanjian antara PT TBL dengan warga. Dan perjanjian ini dilaksanakan terhitung sejak ditanda tangani yakni pada Sabtu, 28 Desember 2019.

Progres advokasi yang harus dilakukan selanjutnya adalah mengawal jalannya proses realisasi dari isi perjanjian.

Dengan hasil mediasi yang memuaskan ini, warga Demeling menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya
kepada Rahmat Muhajirin yang dengan maksimal membantu dan memberikan perhatiannya atas kasus yang dihadapi warga.

Seperti diketahui, sudah sejak sepuluh tahun ini warga merasa gerah atas limbah PT TBL yang mencemari lingkungan desa.
Akibat limbah itu, air tanah menjadi kotor tidak bisa dimanfaatkan warga.
Bahkan sampai terdapat 5 anak menderita Autis akibat limbah tersebut.

Warga menyebut segala upaya sudah mereka tempuh, namun tidak ada penyelesaiannya. Mereka lalu berunjuk rasa menutup akses jalan pabrik pada 23 Desember 2019.
Atas terjadinya aksi ini, Rahmat Muhajirin yang merupakan Anggota Fraksi Gerindra DPR RI, dihubungi oleh warga Gedangan agar hadir. Tidak lama kemudian, Rahmat pun tiba dan berhasil menenangkan warga yang berunjuk rasa.
Rahmat, mengupayakan advokasi dan mediasi warga dan pihak perusahaan yang difasilitasi oleh Kapolresta Sidoarjo.
Mediasi yang dipimpin Kapolresta Sidoarjo berjalan lancar antara perwakilan warga, dan perwakilan perusahaan.
Seminggu berselang, Sabtu 28 Desember 2019, bertempat di Polresta Sidoarjo perjanjian disepakati. (rino)