Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pemilihan Wali Kota/Pilwali Surabaya masih beberapa bulan lagi. Namun, nama-nama calon sudah bertaburan. Yang terbaru, DPC Partai Kebangkitan Bangsa/PKB Surabaya mengincar beberapa Calon Wali Kota/Cawali Surabaya pada pilkada 2020. diantaranya, mantan Kapolda Jatim, Irjen Pol (Purn) Macfud Arifin, mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi/Menaker, Hanif Dhakiri dan Baddrut Taman (Bupati Pamekasan).

Diantara, ketiga nama tersebut, ada pula nama yang lagi santer di kalangan masyarakat kota Surabaya yaitu Joko Wiyono, birokrat di Satuan Polisi Pamong Praja Kota Surabaya.

Wakil Ketua III DPC PKB Surabaya, H Badru Tamam, mengatakan, dari ketiga nama tersebut akan disurvei kredibilitasnya. Demikian juga sosok Joko Wiyono, yang namanya mulai disebut-sebut sebagai Cawali.

“Jika memang nama-nama tersebut sudah dipastikan naik dan lolos dalam survei, pastinya saya lebih memilih calon dari kalangan bawah yang sudah dikenal masyarakat surabaya,” kata Badru Tamam, di Surabaya Selasa (24/12).

Yang menarik, kata dia, dalam pertemuan dua hari lalu, pihak pimpinan dari beberapa elemen dan ormas Surabaya yang mana diwakili Ketua Paguyuban Bendera Arek-arek Suroboyo/PBAS, Cak Narto, yang sempat memenangkan dua periode kepemimpinan Wali Kota Tri Rismaharini, akan mengawal beberapa elemen dibawahnya. “Kedepan, saya akan mendirikan posko relawan di 31 kecamatan yang selama ini sudah banyak membantu kesuksesan Cawali Surabaya, yang didukungnya,” kata Ketua PBAS, Cak Narto. (feri/stv)