Surabaya,(bisnissurabaya.com)- Keberhasilan Surabaya menyabet 25 emas, 14 perak dan 13 perunggu mendapat apresiasi. Pengakuan itu datang dari Ketua Umum Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Formi) Surabaya, Bambang Purwantonagoro, menilai, perolehan 25 emas di ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) ke-5 di Samarinda itu melampaui target yang sebelumnya ditetapkan, yakni 22 emas.

Namun, pihaknya memastikan, ke depan akan terus melakukan evaluasi kepada para atlet, agar dalam ajang selanjutnya bisa memperoleh hasil yang lebih baik lagi.

“Pasti ada evaluasi untuk Fornas yang ke-6 nanti di Palembang, dua tahun lagi. Makanya, mulai sekarang kita adakan pembinaan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Surabaya, Afghani Wardhana, menyampaikan, dalam ajang Fornas ke-5 yang berlangsung di Samarinda, Surabaya diwakili 60 atlet serta 75 official pelatih. Dengan hasil perolehan 25 emas, 14 perak dan 13 perunggu.

“Tentu ini sangat membanggakan bagi kita semuanya warga Surabaya. Sehingga Wali Kota menyampaikan bahwa prestasi olahraga di Fornas ini sangat membanggakan bagi Surabaya,” jelas Afghani.

Kendati demikian, pihaknya memastikan, prestasi yang berhasil diraih ini tidak berhenti sampai di sini. Ia berharap, tahun mendatang, prestasi yang telah diraih atlet asal Surabaya ini bisa lebih baik lagi.

“Dalam Fornas tahun mendatang yang berlangsung di Palembang, Insya Allah (atlet Surabaya) akan mengukir prestasi yang lebih baik lagi,” katanya.

Menariknya, lanjut Afghani, dari 25 emas, cabang olahraga Kungfu ternyata paling mendominasi dengan 11 emas. Capaian ini menjadi sebuah prestasi yang luar biasa.

“Ternyata potensi olahraga ini (kungfu) luar biasa di Surabaya. Setiap ada event-event, pembinaan atlet pun berjalan dengan baik. Hal ini linier dengan prestasi yang dihasilkan,” pungkas Afghani. (ton)