Surabaya,(bisnissurabaya.com)- Libur panjang Natal dan Tahun baru (Nataru) arus penumpang mengalami penurunan. Penurunan penumpang itu terjadi di Terminal Bungurasih Surabaya sebesar 40 persen bila dibanding 2018 lalu. Meski sudah memasuki hari libur pada Selasa, (24/12) di lokasi pemberangkatan gerakan jumlah penumpang terpantau belum ada peningkatan signifikan.

Kepala Sub unit Terminal Purabaya, Sidoarjo Imam Hidayat, mengakui dari data yang ada menyebutkan, di H-1 libur Nataru telah terjadi penurunan penumpang hingga mencapai 40 persen dibanding tahun sebelumnya.

Walaupun, mengalami penurunan signifikan, lanjut Imam, Pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan melalui Pemprov Jawa Timur maupun pemerintah Kota Surabaya akan tetap melaksanakan beberapa persiapan mulai dari keamanan dan kesediaan armada angkutan.

“Untuk menjamin keamanan masyarakat yang menggunakan angkutan umum melalui terminal Purabaya Bungurasih dengan dilakukannya pengecekan armada bus.Ikut berpartisipasi melayani secara bertahab, cek kesehatan para sopir beserta kondektur dengan tes urin,” ujar Imam Hidayat ketika dihubungi.

Terminal Bungurasri juga bekerjasama dengan Polresta Sidoarjo, Polda Jatim serta Badan Nasional Narkotika (BNN) untuk terciptanya Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) pada liburan nasional Nataru.

Bahkan, Polresta Sidoarjo telah mendirikan Pos Pelayanan(Posyan) di area pemberangkatan Terminal Bungurasih, bisa dimanfaatkan  masyarakat menggunakan fasilitas yang ada yakni layanan untuk beristirahat, ruang kesehatan, ruang pijat, dan tempat bermain anak, mushola, dan tempat istirahat petugas.

“Semua ruangan dilengkapi dengan wifi gratis, atau untuk mencari informasi seputar lalu lintas,” jelas Imam Hidayat ini. (ton)