Sidoarjo, (bisnissurabaya.com)- Masyarakat wilayah Gedangan Sidoarjo geram dan marah terhadap keberadaan sebuah pabrik. Pabrik ini dinilai mencemarkan lingkungan warga.

Mereka melaporkan kasus ini kepada Mimik Idayana Anggota DPRD Sidoarjo yg juga sampai ke Anggota DPR RI Rahmat Muhajirin. Pasalnya  limbah pabrik PT Tunas Baru Lampung (TBL) produsen Rose Brand telah merugikan warga desa Gedangan Kecamatan Gedangan Sidoarjo ,Senin (23/12).

Selama puluhan tahun warga 2 RW Dusun Demeling  Gedangan  sudah jengah dengan berbagai mediasi yang dilakukan baik atas fasilitasi pemerintah desa maupun pihak-pihak lain.

Karenanya hari ini warga melakukan aksi unjuk rasa menutup akses pintu pabrik. Dan pula melaporkannya kepada Anggota DPRD Sidoarjo dan DPR RI.

Rahmat Muhajirin Anggota Komisi III DPR RI bersama istri Mimik Idayana langsung meluncur ke lokasi unjuk rasa sesaat setelah menerima laporan warga. Keduanya  langsung berdialog selama 15 menit dan mendengar tuntutan warga. Yaitu meminta pabrik melakukan pengalihan bahan bakar dari batu bara ke gas, bantuan pemasangan instalasi air PDAM, serta kepedulian pada penderita Autis yg disinyalir akibat pencemaran limbah dan pemanfaatan CSR yang maksimal.

Atas tuntutan itu, Rahmat Muhajirin langsung merespon dan mendatangi pihak managemen didalam pabrik. Meski tidak ada pimpinan atau pemilik pabrik, namun salah satu utusan perusahaan bernama Dharma yang mengaku dari Holding Company PT TBL, menerima Rahmat Muhajirin beserta perwakilan warga pengunjuk rasa.

Dalam pertemuan itu, Rahmat secara lantang menegaskan jika tuntutan warga itu sangat relevan dan tidak berlebihan. Sementara Dharma merasa keberatan dengan aksi warga yang menutup akses jalan masuk pabrik, karena mengganggu aktifitas produksi. Keberatan Dharma disambut teriakan marah karena warga merasa selama ini tak pernah direspon, dan menyalurkan kekecewaan dengan aksi menutup akses jalan masuk pabrik.

Selanjutnya Rahmat Muhajirin meminta sedikit lagi kesabaran warga dengan menunggu hasil mediasi yang difasilitasi oleh Kapolres Senin (23/12). Rahmat berjanji mengawal dan memperjuangkan aspirasi warga Gedangan bersama Mimik Idayana. (rin)