Mojokerto, (bisnissurabaya.com)- Terobosan baru  untuk pendidikan karakter dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto. Pemkab ini memiliki program yang memberi keistimewaan pada siswa  hafal Al Quran masuk jenjang sekolah diatasnya tanpa tes alias melalui jalur prestasi. Dan uniknya hanya hafal satu juz saja sudah bisa ikut program ini.

Pemkab Mojokerto bakal memberi reward para peserta didik penghafal Juzz Amma, berupa sertifikat. Sertifikat ini bisa dipakai mendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) lewat jalur prestasi.

Kabar baik ini disampaikan Plt Bupati Mojokerto Pungkasiadi, pada acara pengenalan (launching) program Empati Anak Sebaya (Emas) dan Gerakan Menghafal Juz Amma (Gemmajuza) Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto. Kegiatan berlangsung di Pendapa Graha Majatama, Rabu (18/12).

“Bagi yang hafal Juzz Amma  kita beri sertifikat. Bagi yang jenjang SD nanti bisa digunakan untuk mendaftar PPDB SMP tahun depan melalui jalur prestasi,” kata Pungkasiadi.

Di Kabupaten Mojokerto saat ini ada 74 orang murid SD dan 310 murid SMP yang hafal Juz Amma, yang tercatat sebagai hafidz atau penghafal Al Quran khususnya Juzz ke-30  ini.

Program Gemajuzza yang dikenalkan ini merupakan salah satu alternatif melaksanakan pendidikan karakter di sekolah, melalui pembelajaran materi Pendidikan Agama Islam (PAI).

Sedangkan progam Emas, dibentuk dengan tujuan meningkatkan peran serta masyarakat dalam hal membantu biaya pendidikan peserta didik yang kurang mampu. Serta menumbuhkan rasa empati, solidaritas, juga melatih sedekah antar peseta didik pada jenjang pendidikan SD dan SMP.

“Saya mengapresiasi dua program baik ini sebagai bagian dari program gerakan revolusi mental. Tepatnya Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Ini modal membangun pemerintahan yang maju,” tandas Pungkasiadi.

Program Emas secara khusus akan mendapat support langsung Bank Jatim untuk teknis pelaksanaannya.

Kepala Bank Jatim Cabang Mojokerto Subeki, pada acara pengenalan program, menjelaskan teknis itu.

“Program Emas ini ditujukan untuk memberikan kemudahan sekolah, instansi, atau wali murid yang ingin bersedekah. Para donatur  tidak perlu susah-susah datang ke tempat, melainkan cukup menscan program Emas yang akan difasilitasi teknisnya oleh Bank Jatim. Sehingga dana yang terkumpul dapat disalurkan  ke masyarakat yang membutuhkan,” terang Subeki.

Selain sertifikat, para peserta didik yang sudah hafal Juzz 30, juga mendapat beberapa hadiah tambahan. Yaitu berupa kitab suci Al Quran dan 2 sepeda motor operasional untuk SMPN 1 Sooko, dan SMPN 1 Mojosari.

Pengenalan Emas dan Gemmajuzza ini turut disaksikan Sekdakab Herry Suwito, Staf Ahli Bupati, Assiten, Kepala OPD, Kepala Sekolah SD dan SMP Negeri/Swasta Kabupaten Mojokerto, serta para siswa dan siswi hafidz SD-SMP Kabupaten Mojokerto. (sam)