Surabaya, (bisnissurabaya.com)
Antrian pemohon pemutihan pajak kendaraan bermotor di Samsat Manyar Surabaya terlihat biasa saja. Hal ini sudah diantisipasi petugas samsat dengan menambah enam loket dan jam pelayanan dibuka hingga larut malam. Masyarakat tampak mengantri untuk memanfaatkan program pemutihan berupa pembebasan denda pajak kendaraan bermotor, dan bea balik nama/BBN kendaraan bermotor.

Antrean tampak merata terjadi baik untuk pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor, penggantian Surat Tanda Nomor Kendaraan/STNK lima tahunan, dan penggantian bea balik nama kendaraan bermotor. Masyarakat yang memanfaatkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor berbondong-bondong memanfaatkan program pemutihan pajak ini yang berakhir Senin (16/12) kemarin.
Paur Samsat Manyar Surabaya, AKP Mala Darius Nanda, mengatakan, meski tampak ramai, pemohon pemutihan pajak kendaraan ini, namun tak sampai berjubel seperti tahun lalu. Hal ini, karena sudah diantisipasi dengan penambahan enam loket, dan jam pelayanan ditambah hingga larut malam.

Untuk tahun ini jumlah pemohon pemutihan pajak kendaraan bermotor di Samsat Manyar mencapai 8.000 pemohon. Program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang sudah menjadi agenda tahunan ini ditunggu-tunggu masyarakat karena ada pembebasan untuk denda tunggakan. Karena itu, masyarakat berharap program ini digelar dikembali pada tahun depan. (irwanda/stv)