Surabaya, (bisnissurabaya.com)- Kasus penipuan dengan modus bayar hutang memakai cek kosong memasuki sidang tuntutan. Kedua, terdakwa Erik Kurniawan dan Jessie Adhistia oleh Jaksa Penuntut Umum/JPU Kejaksaan Jawa Timur (JPU Jatim) dituntut 3 tahun 6 bulan penjara.

Kasus yang merugikan Anna Maria Susianti Tjandra mencapai Rp 15 miliar ini oleh JPU Bunari, pasutri ini dinilai bersalah melanggar pasal 378 KUHP jo pasal 55 ayat (1) jo pasal 64 Ayat (1) KUHP tentang penipuan yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Menuntut keduanya dengan hukuman selama 3 tahun dan 6 bulan penjara,” ujar Bunari di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (16/12).

Kasus ini terjadi pada, 5 Juli 2017 lalu Anna Maria Susianti Tjandra. Saat itu, terdakwa Jessie Adhistia sambil menangis meminta bantuan kepada Anna Susianti Tjandra karena sering dipukuli oleh suaminya (terdakwa Erik Kurniawan) akibat terlilit hutang.

Selanjutnya terdakwa Erik Kurniawan, dan istrinya Jessie Adhistia menunjukkan bukti hutang-hutang mereka kepada Anna untuk memikat korban (Anna) terdakwa Erik Kurniawan Jessie Adhistia menyerahkan cek dan menjanjikan keuntungan.

Kasihan dengan kondisi Jessie Adhista dan Erik Kurniawan, kemudian Anna menyuruh saksi Nanik Andayani untuk menstrafer menggunakan internet Banking BCA.

Selanjutnya, sebagai pembayaran pada korban Anna terdakwa Erik Kurniawan dan Jessie Adhistia diberikan cek tidak langsung dicairkannya. Namun setelah Anna Maria Susianti Tjandra mencairkan cek dari Erik Kurniawan dan Jessie Adhistia ternyata ditolak. (ton)