Sidoarjo, (bisnissurabaya.com)
Harga pakan ikan yang mahal membuat Univeritas Narotama memberikan bantuan alat pakan ikan dan frezzer kepada petani tambak di Desa Banjar Kemuning Sidoarjo. Kedua alat tersebut bisa beroperasi tanpa menggunakan listrik tapi diganti solar cell.

Universitas Narotama Surabaya mengadakan pengabdian pada masyarakat dengan menciptakan inovasi mesin pembuat pakan ikan dan mesin frezzer dengan menggunakan solar cell, atau tidak menggunakan listrik. Pengabdian dilaksanakan di Balai Desa Banjar Kemuning Sidoarjo yang diikuti petani tambak dan nelayan di kawasan tersebut.
Kaprodi Manajemen dan Bisnis, Agus Kuncoro, menjelaskan, program bantuan pengabdian masyarakat ini didanai Kemenristek Dikti. Dia juga menyerahkan alat pembuat pakan ikan. Alat yang bekerja menggunakan solar cell ini sangat efektif digunakan oleh petani tambak karena bisa digunakan di tengah tambak tanpa listrik.

Dengan alat ini petani bisa membuat makanan ikan sendiri tanpa harus membeli dan bisa mengurangi pengeluaran pakan ikan sampai 30 persen.

Senada dengan Agus Kuncoro, Ketua Program DPTM, juga memperkenalkan alat frezer dengan solar cell kepada masyarakat. Dimana alat ini bisa menyimpan ikan tanpa menggunakan listrik. Inovasi yang diciptakan ini juga dilengkapi dengan tenda yang bisa pindah pindah.

Inovasi dari Universitas Narotama ini mendapat sambutan baik dari para petani tambak dan nelayan di Desa Banjar Kemuning Sidoarjo. Menurut nelayan dengan alat ini bisa membuat pengeluaran berkurang dan menambah pendapatan.
Dengan inovasi dari Narotama ini diharapkan nelayan dan petani tambak di d Desa Banjar Kemuning Sidoarjo tidak kesulitan mencari pakan ikan dan bisa mengurangi pengeluaran pakan, agar kesejahteraan para petani tambak bisa meningkat. (irwanda/stv)