Sidoarjo, (bisnissurabaya.com)- Rencana pembagunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) wilayah Krian Sidoarjo belum satu suara. Masih terdapat tarik ulur khususnya dari beberapa fraksi di dewan

“Pembangunan RSUD Krian harus segera terealisasi dengan pembangunanya mengunakan APBD (anggaran Pendapatan Belanja Daerah ) jangan mengunakan skema KPBU (Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha ),” tegas Kayan  Wakil Ketua anggota DPRD Kabupeten Sidoarjo dari Partai Gerindra Jumat (29/11).

Partai Gerindra  secara lembaga menolak skema KPBU itu. “Pembangunan  RSUD Krian dengan skema KPBU Partai Gerindra jelas menolak ,kita pakai APBD saja. Ada uang ngapain utang, kita perlu membangun RSUD Krian dengan segera tapi pakai APBD , ” tambah Kayan.

Secara terpisah H Rahmat Muhajirin DPR RI Komisi III menyatakan ada perintah dari Wakil Ketua Komisi XI yang sekaligus Ketua DPD Gerindra Jatim, kepada Pak Kayan selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo dari Fraksi Gerindra untuk menolak  Rencana Pembangunan RSUD Krian dengan Skema KPBU.

“Artinya, Rencana Pembangunan RSUD Krian dengan skema KPBU menjadi perhatian Fraksi Gerindra yang duduk baik di Komisi III /Hukum, HAM dan Keamanan maupun Komisi XI/Keuangan dan Perbankan,” tandas Abah Rahmat.(rino)