Banyuwangi, (bisnissurabaya.com)Jika tempat penampungan Tenaga Kerja Wanita/TKW identik kesan “angker”, namun tidak bagi Balai Latihan Kerja/BLK Indonesia Manpower, Tegalsari, Banyuwangi.

BLK bagi calon TKW dan TKI tujuan Hongkong dan Taiwan ini justru menciptakan suasana yang ramah, menyenangkan kekeluargaan jauh dari kesan “angker”.
Hal ini terlihat dari semangat, wajah sumringah dan tawa lepas dari para siswa pelatihan BLK Indonesia Manpower, saat mengikuti kegiatan outbond di Waduk Sidodadi, belum lama ini.

Kegiatan outbound tersebut digelar selama dua hari, 22 – 23 November diikuti seluruh peserta pelatihan BLK Indonesia Manpower PT Pamor Sapta Dharma, Tegalsari Banyuwangi. Tak kurang ada 50 peserta. Jika sebelumnya, kegiatan outbond mengambil lokasi di Bangsring dan X badeng, outbound kali ini berlokasi di Waduk Sidodadi Glenmore. Salah satu staf pengajar BLK Indonesia Manpower, Titik, mengatakan, kegiatan ini sangat bermuatan positif bagi peserta pelatihan. Terutama sebagai sarana refreshing. Karena rata-rata calon TKW ini mengalami tekanan mental, akibat masalah-masalah yang mereka hadapi. Seperti masalah keluarga, maupun kondisi ekonomi.

“Refreshing seperti ini sangat penting, untuk pembangunan mental calon tenaga kerja,” kata Titik. Hal ini diakui Lia, salah satu peserta outbound, yang juga calon TKW asal Srono, yang akan bekerja di Hongkong. Dia mengaku senang adanya kegiatan outbond. “Setelah mengikuti outbound saya merasa lebih percaya diri mengikuti pelatihan di BLK,” tambahnya. Hal senada dikatakan Desi, wanita asli Muncar. Dia mengaku, awal datang ke BLK sempat merasa takut akan kesan “angker” lembaga pelatihan atau penampungan.

Namun, setelah bergabung di BLK Indonesia Manpower kesan angker itu tidak ada. Apalagi adanya kegiatan outbond. Ajang ini sangat berdampak positif pada dirinya.
“Setelah mengikuti outbond saya merasa lebih fresh, serta mendapat pengalaman baru,” ungkapnya. Rombongan outbound peserta BLK ini berangkat ke lokasi pukul 13.00 WIB, dengan mobil. Mereka menginap selama dua hari di lokasi outbound. Berbagai kegiatan digelar. Seperti, senam, berbagai lomba serta acara inti, renungan motivasi.
Direktur Utama BLK Indonesia Manpower, Widodo, SH., menyatakan, kegiatan outbond ini merupakan agenda rutin yang digelar BLK Indonesia Manpower.

“Manfaatnya cukup banyak. Terutama untuk pembangunan mental dan mengasah rasa percaya diri siswa pelatihan,” ungkapnya. Kegiatan ini juga menghapus kesan angker BLK. Manfaat lainnya, tentu berguna membangun kebersamaan, semangat gotong royong, kekeluargaan, kerja sama antar tim dan mengasah kreativitas. Semisal para peserta outbound diharuskan bisa menjaga kekompakan tim. Bagi para staf pengajar BLK, kegiatan ini juga sangat bermanfaat mengetahui karakter tiap peserta didik. Sehingga mudah dalam melakukan pendekatan. Acara renungan motivasi menjadi acara inti. Dimana, dalam kesempatan ini, menjadi wadah sharing bagi peserta. “Renungan ini untuk membangkitkan semangat, agar para calon tenaga kerja ini lebih siap secara mental bekerja di luar negeri dan tak terlalu mengeluh,” tambahnya.

Tiap peserta juga diberi pertanyaan, mengenai motivasi mereka bekerja ke luar negeri. Dalam ajang renungan ini, hampir semua peserta meneteskan air mata. Lantas, mereka saling memaafkan, dan meminta maaf dan doa restu kepada orangtua. Seolah mereka baru memulai langkah dari nol. Berbagai lomba digelar. Seperti lomba kempet bola dan balon secara beregu. Lomba senam, lempar tepung, makan kerupuk dan karaoke. Menariknya, untuk lomba karaoke, peserta dengan suara terbagus dan terjelek masing- masing mendapat hadiah. Usai kegiatan outbond, peserta diizinkan pulang ke rumah masing-masing. (tin)