Surabaya,(bisnissurabaya.com)- Penipuan melalui pesan berantai baik telpon, SMS, WhatsApp maupun media sosial yang mengatasnamakan pejabat pemkot gentayangan. Modus penipuan, janji jabatan dan penerimaan CASN (Calon Aparatur Sipil Negara) yang marak beredar ini mengatasnamakan Sekretaris Daerah/Sekda Kota Surabaya, Hendro Gunawan.

Sehingga, Pemerintah Kota/ Pemkot Surabaya menghimbau masyarakat agar berhati-hati dan mewaspadai maraknya penipuan.

Melalui, Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara, mengatakan, maraknya penipuan melalui telepon yang mengatasnamakan pejabat Pemkot Surabaya tersebut agar masyarakat berhati-hati dan tidak percaya.

“Jadi, banyak sekali yang mengatasnamakan Pak Sekda telpon-telpon menjanjikan jabatan. Padahal itu sebenarnya tidak benar, bohong,” kata Febri ketika dihubungi, Senin (25/11).

Selain menjanjikan berupa kenaikan jabatan kepada ASN di lingkungan pemkot, kata Febri, oknum yang diketahui menggunakan nomor telpon 081334394589 dan 081218863599 itu juga mengaku dapat meloloskan peserta CASN. Pihaknya, memastikan hal itu tidak benar. “Pemkot Surabaya menyatakan tidak ada satu pun janji dari Sekda berupa jabatan ataupun CASN,” tegasnya.

Menurut dia, ini merupakan motif lama tapi muncul lagi. Tentunya, ini sangat meresahkan masyarakat dan merusak nama baik Sekda Kota Surabaya. Karena itu, ia menghimbau kepada masyarakat agar tidak percaya dan menanggapi hal tersebut.

“Selain itu mungkin juga kadang ketika ada prosesi pelantikan itu juga ada oknum telpon-telpon kepada ASN yang mengaku Pak Sekda menjanjikan kenaikan jabatan dan itu tidak benar,” kilah Febri.

Kendati demikian, pihaknya menegaskan kepada ASN di lingkungan Pemkot Surabaya untuk berhati-hati. Sebab, rotasi, mutasi dan promosi jabatan tidak dilandasi permintaan uang. Apalagi pungutan itu mengatasnamakan pejabat pemerintah kota.

“Pemkot tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian yang ditimbulkan sebagai akibat dari penipuan tersebut,” pungkasnya. (ton)