Sidoarjo, (bisnissurabaya.com)- Untuk memperkenalkan pentingnya pajak kesemua elemen, terus dilalukan kantor wilayah ini. Diharapkan, nantinya akan tumbuh kesadaran memenuhi kewajiban pajak.

Seperti yang dilakukan  Kanwil DJP Jawa Timur (Jatim) II ini. Kantor ini menggelar pajak bertutur (Patur) yang  menyasar mahasiswa-mahasiswi diseluruh Universitas di Jatim.

Kegiatan ini oleh Kanwil DJP Jatim II dikemas dalam gathering membuat perjanjian kerjasama dengan 55 pimpinan dari Perguruan Tinggi se-Jatim di  kantor pajak Jalan Juanda, Jumat (22/11).

“Kegiatan Pajak Bertutur (Patur) ini dalam rangka menggaungkan program Inklusi Sadar Pajak dengan kalangan pemangku pendidikan untuk memperingati Hari Guru yang jatuh pada 25 November dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia,” tegas Kepala Bidang (Kabid) Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jatim II, Nyoman Ayu Ningsih.

Kabid Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jatim II, Nyoman Ayu Ningsih dengan Prof Titik Suryani (STIE Perbanas) Surabaya dan Ny Daru

menjelaskan, MoU dan kerjasama dengan pimpinan Perguruan Tinggi dan para dosen kemarin masih 55 Perguruan Tinggi. “Targetnya bulan depan sebanyak 103 Perguruan Tinggi yang mendukung komitmen Inklusi Sadar Pajak. Tapi MoU nya belum semuanya, namun program kita berkelanjutan,” tegas Nyoman, panggilan akrab Humas Kanwil DJP Jatim II ini.

Sebelumnya Kanwil DJP Jatim II memberikan penghargaan kepada 24 dosen Mata Kuliah Wajib Umum dari 12 Perguruan Tinggi yang telah menjadi Kampus Piloting Inklusi Pajak pada 2018.

Dengan program tersebut, tambah Nyoman, melihat dari para dosen menerima penghargaan-penghargaan. Nampaknya para mahasiswa mulai sadar pajak. “Program ini kan sasarannya kepada mahasiswa,” paparnya

Ketika disinggung berapa target pajak secara nasional. Nyoman menjelaskan sekitar 69 persen secara nasional. “Sedangkan target pajak Kanwil DJP Jatim II sekitar 72,5 persen dari target Rp 23,4 triliun,” tegasnya

Nyoman Ayu Ningsih memberikan penghargaan satu persatu. Untuk mengenalkan kesadaran pajak kepada mahasiswa itu diterapkan dengan berbagai program.  “Dilihat dari pemahaman dan kesadaran mereka tentang pajak. Jadi nanti setelah selesai presentasi baru bisa dilihat sejauh mana pemahaman kesadaran pajak pada para mahasiswa,” tegas Prof. Titik Suryani Pimpinan Perguruan Tinggi STIE Perbanas Surabaya.

Ketika ditanya terkait bentuk kegiatan kerjasama dengan Kanwil DJP Jatim II, Prof Titik Suryani menjelaskan, kegiatannya sangat banyak. Salah satunya tentang perkuliahan, membentuk mata kuliah wajib yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pajak. Ada beberapa mata kuliah seperti, Pancasila, Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kewirausahaan dan mata kuliah Agama juga bisa. (rino)