Surabaya,(bisnissurabaya.com)Untuk mendukung investasi masuk Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya memastikan mempermudah semua perizinan, termasuk bagi pelaku usaha baru. Hal itu demi menarik investor dari dalam dan luar negeri supaya menanamkan modalnya di Surabaya.

Salah satu pelaku usaha rintisan start-up adalah Syamsul Qomar, Chief Executive Officer (CEO) Agenda Kota. Syamsul, bersama rekan-rekannya mengaku selama ini sangat terbantu dengan layanan perizinan yang disediakan Pemkot Surabaya. “Kita juga sangat terbantu dengan layanan perizinan yang ada di Siola dan selama ini kita gratis,” kata Syam sapaan akrabnya.

Terlebih, menurut dia, usaha start-up sangat perlu sebuah legalitas. Sebab, juga berkaitan dengan investasi. Akan tetapi, mengamankan sebuah produk agar tidak diklaim milik orang lain juga menjadi sangat penting. “Maka dari itu kita juga harus mendaftarkan hak cipta, apalagi semuanya sekarang sudah serba mudah karena melalui online,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Program Studi S2 Magister Managemen Universitas Airlangga/Unair Surabaya, Gancar Candra Premananto menambahkan, sektor UMKM dibidang digital memang saat ini berpotensi besar di Asean. Disisi lain, ia menilai bahwa persaingan di dunia digital juga terbilang tinggi. Sehingga butuh sebuah akses yang mendukung untuk pemasaran. “Hal seperti ini biasa terjadi pada pelaku usaha baru. Inilah tantangan yang harus diselesaikan bersama. Memang tantangannya adalah bagaimana memasarkan produk start-up yang ada,” kata dia. (ton)