Surabaya, (bisnissurabaya.com)- Ada yang berbeda dalam ajang internasional Medical Science and Application Competition (Medspin) 2019. Misalnya lomba penanganan pertama gawat darurat/ PPGD, dimana para finalis diharuskan melakukan langsung Basic Life Support/BLS di lapangan pada babak final. Sebelumnya finalist disaring dari video yang sudah dikumpulkan.

“Untuk PPGD hanya ada 5 finalis dari seluruh Indonesia,” kata Ketua Medspin 2019, Visuddho, didampingi Kadiv Humas Medspin 2019, Astrid Aulia, di Fakultas Kedokteran/FK Unair Minggu (17/11). Salah satu tim PPGD dari SMAN 24 Bandung menyatakan, pihaknya deg-degan karena baru pertama kali memperagakan Basic Life Support secara langsung dan kondisi di lapangan dibuat dengan sangat realistis serta tidak memiliki background dari PMR.

Menurut Astrid, untuk penyelenggaraan final olimpiade Medspin 2019 pihaknya, mengadakan tiga bagian yang diikuti 20 finalis dari 150 quarter finalis. Petama, peserta akan mengerjakan soal teori, kemudian praktikum, dan terakhir keterampilan medis. “Pada ujian praktikum peserta mengerjakan langsung praktikum biologi, kimia, dan fisika. Pada bagian keterampilan medis, para pserta dibagi menjadi beberapa station, dimana masing-masing station peserta dihadapkan dengan berbagai macam masalah medis,” kata Agus Kadiv soal medspin 2019.

Setelah babak final, akan diambil lima tim terbaik untuk maju ke babak grand final. Lima tim terbaik yang diambil berasal dari SMAK Petra 1 Surabaya, SMAK Penabur Gading Serpong, MAN 2 Malang, SMAN 4 Denpasar, dan SMAN Unggulan M.H. Thamrin Jakarta. Kelima tim tersebut merupakan tim terbaik yang telah disaring dari 5.030 tim lainnya.

Tidak hanya rangkaian kegiatan untuk para finalis, MEDSPIN 2019 juga memberikan fasilitas bagi para peserta yang telah gugur. Disini kami memberikan 2 pilihan, yaitu mengikuti MMS (Muter-Muter Suroboyo) Ice Cream Party. Pada kegiatan MMS para peserta ditemani LO di ajak muter- muter Surabaya, dan juga berhenti di beberapa spot yang khas dari kota Surabaya, seperti Tugu Pahlawan dan Museum Kesehatan Surabaya. Dan, untuk Ice Cream Party kami memberikan ice cream gratis pada para peserta serta menyediakan kegiatan talkshow di dalamnya.

Dari 5.000 tim yang berlaga di ajang internasional Medspin 2019, akhirnya yang mendapatkan freepass untuk diterima di FK Unair sesuai dengan apa yang telah dijanjikan adalah Tim SMA MH Thamrin Jakarta. (bw)