Sidoarjo, (bisnissurabaya.com)- Tak lama lagi Kota Udang bakal menggelar pemilihan kepala daerah. Salah satu partai di kota ini ingin mengusung calon dari kaum milenial. Partai Golkar Sidoarjo mulai menggelar penjaringan Bakal Calon Bupati (Bacabup) dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) sebagai kepala daerah kontentasi Pilkada 2020.

Calon dari Golkar harus bisa menyelesaikan 3 persoalan utama di Sidoarjo. Ketiga persoalan itu adalah masalah banjir, persampahan dan masalah kemacetan.

“Ketiga komitmen itu, harus dipegang teguh Bacabup dan Bacawabup yang berangkat dari Partai Golkar,” ucap Ketua DPD Partai Golkar Sidoarjo, Warih Andono di kantor DPD Golkar Sidoarjo, Sabtu (16/11).

Selain itu, syarat lainnya yang tak kalah pentingnya lanjut Ketua Fraksi Golkar DPRD Sidoarjo itu, Bacabup dan Bacawabupnya harus berasal dari kaum millenial. Alasannya, kaum millenial biasanya selalu memilki banyak program inovasi.

“Untuk mendapat rekomendasi Partai Golkar, Bacabup dan Bacawabup harus memiliki visi-misi inovatif dan memiliki komitmen untuk membangun Kabupaten Sidoarjo lebih baik. Sekaligus agar tidak stagnan,” ungkapnya

Disamping itu, syarat berikutnya calon harus merupakan sosok yang mampu secara ekonomi. Maksudnya sudah tidak memikirkan keluarga dan pribadinya semata.kata wari

“Tapi calon itu justru berkomitmen mikir kepentingan masyarakat Sidoarjo agar semakin maju dan pelayanannya tertata,” jelasnya.

Semetara, pembukaan pendaftaran Bacabup dan Bacwabup itu ditandai dengan membuka tabir penutup baliho pengumuman dan pelepasan balon yang dilaksanakan Warih.

“Meski pendaftaran baru dibuka hari ini Sabtu, tapi sejumlah tokoh sudah menyatakan niatnya mendaftar melalui Partai Golkar. Sejumlah tokoh itu salah satunya dari kalangan milenial. Kami sangat terbuka dengan calon milenial karena selalu berinovasi,” tegasnya

Meski saat ini Partai Golkar hanya meraih 4 kursi di DPRD Sidoarjo, lanjut Warih memang tidak bisa mengusung calon sendiri. Namun pihaknya sudah intens menjalin komunikasi dengan semua parpol yang memiliki kursi di DPRD Sidoarjo. Termasuk PKB, PDIP, Gerindra maupun PAN dan PKS.

“Kami memang harus koalisi dengan parpol lain,  Golkar tidak bisa berangkat sendiri,” ungkap Warih

Sementara itu Ketua Panitia Pendaftaran Bacabup dan Bacawabup DPD Partai Golkar Sidoarjo, Lego Sridaryanto menambahkan proses penjaringan ini berlangsung sebulan.  Dalam rentang waktu itu, ada tahapan pengambilan formulir, pengembalian formulir, penelitian berkas persyaratan hingga paparan visi-misi para calon.

“Sejak hari ini kami siap melayani pendaftaran Bacabup dan Bacawabup,” papar Lego yang menjabat Wakil Ketua OKK DPD Partai Golkar Sidoarjo. (rino)