Sidoarjo, (bisnissurabaya.com)- Dunia pertinjuan  di Jawa Timur/Jatim pernah berjaya era 90-an. Segenap pengurus olah raga ini ingin agar prestasi itu bisa bangkit kembali.

Pengurus Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Jatim mendorong pelaksanaan Kejurnas tinju amatir pada 2020 mendatang bisa digelar di Jatim.

Rekomendasi ini nanti akan diusung Pertina Jatim pada pelaksaan Mukernas Pertina pusat pada 19 Desember 2019 mendatang di Jakarta.

Ketua Umum Pertina Jatim, H.Rahmat Muhajirin, didampingi Ketua Harian Mikdon Henki Tanaem menyatakan, keinginan Jatim untuk menggelar Kejurnas ini, merupakan bentuk keseriusan untuk kembali menggairahkan kembali tinju amatir di Jatim. Pertinjuan Jatim  sempat jaya di era tahun 60 an hingga tahun 90 an.

“Tentu jika kita diberi kepercayaan untuk menggelar Kejurnas tinju amatir di Jatim, kita akan siapkan segala sesuatunya dengan maksimal. Intinya kita akan buktikan Jatim memiliki petinju yang handal,” jelas Rahmat Muhajirin usai rapat persiapan menyongsong Mukernas Pertina, Minggu (17/11).

Diakui Rahmat, sudah hampir 25 tahun tinju amatir di Jatim tenggelam. Padahal dulu, petinju-petinju amatir Jatim sangat disegani daerah lain.

“Karenanya pengurus Pertina Jatim sekarang, memiliki keinginan untuk kembali membangkitkan tinju amatir di provinsi ini,” tegas Rahmat.

Saat ini sekitar 21 kabupaten/kota di Jatim, sudah memiliki sasana baru dan petinju yang sangat siap mengikuti kejurnas.

Petinju-petinju ini, berlatih keras di masing-masing sasana mereka, untuk menjadi atlit tinju profesional.

“Bahkan disetiap kelas, petinju Jatim sudah siap bertarung,” tambah Mikdon .

Sementara itu, khusus menyosong pra PON ke 2 di Bogor nanti, Pertina Jatim memberangkatkan 9 atlit tinju amatirnya untuk menjadi yang terbaik.

Karena pada Pra PON pertama di Ternate lalu, ada 2 petinju Jatim yang lolos masuk PON untuk kelas 81 dan kelas 64. (rino)