Surabaya, (bisnissurabaya.com)- Habis sudah harapan masyarakat Surabaya di kawasan Bendul Merisi. Sebab, pasar beras yang melegenda itu habis tanpa sisa dilalap di jago merah. Iringan tangis pun berderai tidak hanya pemilik kios, warung kopi, pemilik mobil. Tetapi warga sekitar yang biasa beli beras di Pasar Beras Bendul Merisi ikut meratapi.

Sebab, pasar tua yang melegenda itu terbakar dan menghabiskan beberapa bangunan di pasar yang letaknya di depan Kantor Disnakertrans Jatim Sabtu, (16/11).

Terlihat bangkai mobil yang terbakar. (Foto/nanang)

“Kami mendengar info dari layanan 112 pukul 10.00, dan langsung meluncur enam menit kemudian,” kata relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana), Satria kepada bisnissurabaya.com, Sabtu (16/11).

Ada 15 kios yang terbakar  terdiri, lahan bongkar muat kelapa, parkir mobil, stan, kios jamu,  2 warung kopi, warung  tegal, stan potong rambut, stan burung merpati, dan musholla.

Luas area yang terbakar mencapai 30 x 80 M² dan berada di area tanah milik PJKA. Selain itu, ada 5 unit mobil yang ikut terbakar dan tidak bisa diselamatkan.

Penyebab kebakaran, kata dia, berawal dari kegiatan bakar sampah di lahan bongkar muat yang memiliki luas 290 M2.

Api yang disebabkan dari aktifitas membakar sampah yang berada di belakang gudang tersebut, kemudian menyambar tangga yang menempel di tembok yang biasanya dipergunakan untuk akses masuk ke gudang beras. Begitu mengetahui api membesar, saksi langsung meminta bantuan warga sekitar.

“Alhamdulilah, akses jalan cukup lebar kurang lebih 8 M dan tidak ada polisi tidur,” tambah putra dari M Tohir ini.

Di lapangan terlihat berbagai aparat terkait seperti, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, BPB Linmas, Kasatgas Kelurahan Ngagel, Kasatgas Kelurahan Sawunggaling, Kasatgas Kelurahan Bendul Merisi, Kasatgas Kelurahan Jagir, Satpol PP Kecamatan Wonokromo, Satpol PP Kota Surabaya, PMI, dan Tagana yang meliputi, Satria, Maryono, Arifudin, dan Iwan.

Setelah dilakukan pemadaman dan pembasahan, pukul 14.45 WIB kembali dilakukan pembasahan. Karena masih terdapat titik api. (nanang)