Surabaya, (bisnissurabaya.com)- Adu cerdas dalam ajang internasional Medical Science and Application Competition (Medspin) 2019 makin seru. Sedikitnya 150 tim (1 tim 3 orang-red) yang jadi peserta babak perempat final olimpiade bergengsi ini harus mengikuti babak quarter. Ke-150 tim ini berhasil lolos dalam babak penyisihan yang digelar awal November lalu dengan 5.000 tim yang menjadi peserta Medspin 2019.

“Pada babak penyisihan ada 5.000 tim dari dalam maupun luar negeri. Saat bababk penyisihan digelar di 26 kota secara ofline dan online di 22 provinsi serta di Thailand, Malaysia, Singapura, Brunei,” kata Kadiv Humas Medspin 2019, Astrid Aulia, didampingi Almara dan Arman, kepada bisnissurabaya.com, di Kampus A, FK Unair Sabtu (16/11) pagi.

Menurut Astrid, ke-150 tim yang berasal dari sejumlah siswa SMA se-Indonesia dan Thailand ini harus mengikuti babak quarter yang digelar Sabtu ini.

Mereka peserta Medspin 2019 yang berhasil lolos dibabak perempat final ini harus mengerahkan semua pikiran dan tenaga agar lolos pada babak semi final (50 tim), final (10 tim) dan grand final (5 tim).

Kasubdiv Humas Medspin 2019, Almara, menambahkan,  penyelenggaraan lomba Medspin yang sudah berlangsung selama 17 tahun ini selalu diminati siswa SMA mulai kelas 10, 11 dan 12. Apalagi penyelenggaraan Medspin yang ke -17 ini ada freepas masuk Fakultas Kedokteran/FK Unair bagi 1 tim (3 orang) yang berhasil tampil sebagai juara/pemenang Medspin 2019.

“Satu tim yang juara secara otomatis tiga orang masuk FK Unair secara gratis tahun depan. Jadi, peserta Medspin sangat banyak sampai siswa SMA dari luar negeri segala,” kata Almara yang juga mahasiswa FK Unair semester tiga ini.

Bagi yang belum berhasil mendapatkan freepas, kata dia, masih ada kesempatan mencoba kembali ajang Medspin tahun depan. (bw)