Surabaya,(bisnissurabaya.com)Inilah nasib tiga mantan anggota yang terhormat yang terlibat kasus korupsi. Ketiganya adalah, Ratih Retnowati, Dini Rijanti dan Syaiful Aidy, dengan tangan diborgol dan memakai rompi tahanan saat dilimpahkan berkas perkara dan tersangka atas perkara korupsi dana hibah Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya 2016 untuk proyek Jasmas, Rabu (13/11).

Pelimpahan tahap II ini, tampak terlihat dua penasehat hukum dari tiga tersangka yang mendampinginya hingga masuk ke ruang Pidsus Kejari Tanjung Perak.

Seperti diketahui dalam kasus ini, Kejari Tanjung Perak telah menuntaskan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemkot Surabaya untuk program Jasmas.

Sudah ada tujuh orang yang ditahan penyidik Pidsus Kejari Tanjung Perak. Satu orang merupakan pihak swasta sebagai pelaksana proyek yaitu Agus Setiawan Tjong yang sudah divonis dan saat ini sedang mengajukan banding.

Sedangkan enam lainnya terdiri dari anggota DPRD Surabaya Ratih Retnowati serta lima mantan anggota DPRD Surabaya periode 2014-2019 yakni Sugito, Syaiful Aidy, Dini Rijanti Darmawan dan Binti Rochma.

Saat ini Darmawan dan Sugito berstatus terdakwa yang sedang menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya. Sedangkan empat lainnya, Syaiful Aidy, Binti Rochma, Dini Rijanti dan Ratih Retnowati masih berstatus tersangka dan meringkuk di tahanan cabang rutan klas I Surabaya di Kejati Jatim.

Agus Setiawan Tjong, merupakan pelaksana proyek pengadaan terop, kursi, meja, dan sound system pada 230 RT di Surabaya.

Dari hasil audit BPK, proyek pengadaan program Jasmas tersebut bersumber dari APBD Pemkot Surabaya, 2016 dan merugi hingga Rp 5 miliar akibat adanya selisih angka satuan barang yang dimainkan oleh Agus Setiawan Tjong.

Informasi yang dihimpun, program Jasmas ini merupakan produk dari sejumlah oknum DPRD Surabaya yang telah diperiksa penyidik. Tanpa peran enam legislator itu, program Jasmas dalam bentuk pengadaan ini tidak akan terjadi.

Penyimpangan dana hibah ini bermodus pengadaan. Ada beberapa pengadaan yang dikucurkan Pemkot Surabaya. Diantaranya, untuk pengadaan terop, kursi chrom, kursi plastik, meja, gerobak sampah, tempat sampah dan sound system. (ton)