(bisnissurabaya.com) – Darmi (58) menyelesaikan pembungkusan lontong di Kampung Lontong, Banyu Urip Lor, Surabaya, Jawa Timur, (13/11). Ibu Darmi menekuni usaha kecil menengah (UKM) selama 20 tahun demi menyambung hidup bersama ke – empat anaknya. Setiap harinya rata – rata mampu memproduksi sebanyak 1200 lontong, selanjutnya lontong tersebut di jual ke pasar dengan harga Rp. 20.000 per kantong. Hampir 100 warganya menjadi pengusaha lontong terbesar di Surabaya sehingga di kenal dengan Kampung Lontong. (patrik)

(foto/patrik)
(foto/patrik)
(foto/patrik)
(foto/patrik)