Gresik, (bisnissurabaya.com)- Badan pengumpulan zakat ini peduli terhadap keberlangsungan pendidikan. Dari jumlah yang telah terkumpul, dana disalurkan kepada yang dinilai  berhak menerima.

Untuk melaksanakan Program Gresik Cerdas dan Gresik Taqwa, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik mendistribusikan insentif sebesar Rp 188 juta rupiah.

Dana tersebut dibagikan masing-masing kepada 162 orang guru Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Non PNS  sebesar Rp 81 juta masing-masing menerima Rp 500 ribu. Sedangkan 107 penghafal Al-Qur’an (Khuffads) mendapat Rp 107 juta, masing-masing mereka mendapat Rp 1 juta.

Wakil Bupati (Wabup) Gresik  Moh. Qosim didampingi Ketua Baznas  H. Abd. Munif, secara simbolis membagikan dana insentif tersebut kepada penerima   di Aula Masjid Agung Gresik, Senin (11/11)

Wabup Moh. Qosim mengapresiasi program Baznas Kabupaten Gresik yang memberikan insentif kepada para guru ABK Non PNS  dan para penghapal Al-Qur’an di Kabupaten Gresik.

Mengingat, dari infaq yang sudah dialokasikan oleh para PNS di jajaran Pemkab Gresik, tentunya memberikan dampak yang positif bagi masyarakat penerima manfaat.

“Kami berharap, zakat insentif yang dibagikan ini tepat sasaran, sesuai dengan tuntunan agama. Bagi para penerima manfaat, kami mohon agar uang insentif yang diterima ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tandas Wabup.

Qosim juga mengaku bangga atas kerjasama Baznas Gresik dengan berbagai lembaga perbankan. Menurutnya, kerjasama ini dapat membantu memudahkan para wajib zakat untuk melaksanakan kewajiban zakatnya. Apalagi saat ini sudah dimudahkan dengan berbagai aplikasi.

Sementara  itu, Ketua Baznas Gresik Drs. H. Abdul Munif menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang telah mengalokasikan Zakat, Infaq dan Shodaqoh ke pihak Baznas.

“Kami akan menjaga amanah ini untuk mendisitribusikan ZIS tersebut dapat tepat sasaran. Kami berharap agar penerimaan dan pendistribusian ZIS ini semakin meningkat tiap tahunnya,” katanya.

Abdul Munif secara khusus juga mengapresiasi kepada Bupati Gresik,  Wabup Gresik, Sekda serta seluruh jajaran di Pemkab Gresik yang telah mengalokasikan zakat, infaq dan shodaqohnya ke pihak Baznas.

“Pendistribusian insentif tersebut sebagai bentuk tali asih bagi para guru ABK dan Inklusi non PNS di Kabupaten Gresik. Ini salah satu bentuk kepedulian atas dedikasi dan semangat mereka dalam mengajar, meskipun honornya selama ini terbilang sangat kecil,” ungkap Munif. (sam)