Sidoarjo, (bisnissurabaya.com)- Lelang bandeng kawak selalu menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Sidoarjo. Beberapa petani tambak jauh hari sudah mempersiapkan bandengnya untuk kegiatan tahunan ini.

Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah dan Plt Kepala Dinas Perikanan Pemkab Sidoarjo, Bachrunik Ariyawan menyaksikan penimbangan bandeng kawak .  Bandeng seberat 7,66 kilogram milik M Sanaji dinyatakan sebagai pemenang.

Prosesi penimbangan Bandeng Kawak digelar di halaman Dinas Perikanan Pemkab Sidoarjo, Selasa (12/11). Kegiatan ini dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriyah.

Hasilnya Bandeng Kawak milik Mohammad Sanaji warga Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin dengan asal Tambak Tegalsari, Desa Kupang, Kecamatan Jabon dinobatkan menjadi juara 1. Bandeng Kawak itu memiliki berat mencapai 7,66 kilogram. Bandeng berumur 8 tahun ini memiliki panjang 85,5 cm. Bandeng Kawak ini mengalahkan enam peserta lainnya yang ikut kontes Bandeng Kawak di Dinas Perikanan  Sidoarjo.

Sedangkn juara 2, dimenangkan bandeng kawak milik Mustofa dengan berat bandeng 6,64 kilogram dan berumur 6 tahun. Kemudian juara 3 diraih bandeng kawak milik Ilyas dengan berat 6.54 kilogram berusia 7 tahun dan juara 4 bandeng kawak milik Sutriman yang memiliki berat 5,85 kilogram dan berumur 8,5 tahun.

“Setelah ditimbang, bandeng kawak bakal dilelang nanti malam. Hasilnya akan digunakan untuk kegiatan sosial. Kegiatan sosial ini merupakan acara rutin yang digelar setiap tahun. Apalagi bandeng lambang Kabupaten Sidoarjo,” kata Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah.

Selain itu, Bupati yang akrab dipanggil Abah Ipul ini memaparkan bandeng asli Sidoarjo memiliki ciri khas dibandingkan daerah lainnya. Bandeng Sidoarjo rata-rata berbibir merah, punggung hitam, tidak amis atau bau tanah serta kalau sudah mati akan lebih kaku dan tidak lemas.

“Semoga lelang bandeng kawak ini menjadi semangat bagi petani tambak untuk memajukan industri ikan di Sidoarjo,” harap Saiful ilah yang juga menjadi juri prosesi penimbangan itu.

Bahkan Abah Ipul berharap acara lelang bandeng dalam rangka peringatan Maulid Nabi yang digelar nanti malam semakin inovatif. Hal ini agar tidak terlihat sekedar acara tahunan.

“Terpenting bisa menghasilkan dana yang lebih banyak dari tahun sebelumnya. Mudah-mudahan hasil lelangnya lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Kami harapkan bisa Rp 1 miliar lebih,” tegasnya.

Sementara Plt Kepala Dinas Perikanan Pemkab Sidoarjo, M Bachruni Ariyawan menegaskan kegiatan timbang dan lelang bandeng ini untuk memotivasi pembudidaya bandeng kawak. Sebab, potensi budidaya perikanan di Sidoarjo sangat besar. Pesertanya memiliki beberapa syarat yakni bandeng kawak yang ikut dalam proses penimbangan, harus asli dari tambak Sidoarjo, tidak cacat dan menyerahkan bandeng sebelum acara.

“Kami ingin melestarikan tradisi, sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi serta bisa mengembangkan potensi bisnis bandeng. Apalagi juara 1 mendapatkan motor trail,” tandasnya. (rino)