Mojokerto, (bisnissurabaya.com)
Uswatun khasanah atau teladan baik dari sosok nabi besar Muhammad SAW, hendaknya diserap baik dalam perilaku maupun etos kerja. Dalam diri Rosulullah terdapat tindakan dan perbuatan yang patut dijadikan contoh.

Pesan tersebut dituturkan Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto Pungkasiadi, pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pendapa Graha Majatama, Senin (11/11).

“Maulid Nabi adalah titik bagi kita untuk mengevaluasi sejauh mana kita sebagai umatnya mampu mencontoh teladan beliau. Uswatun khasanah yang melekat pada diri Rasulullah, baik dalam aspek ibadah mahdoh maupun ibadah sosial, dan melaksanakan pekerjaan, hendaknya bisa kita contoh,” tutur wabup.

Peringatan Maulid Nabi
Kali ini mengambil tema “Aktualisasi Suri Tauladan Rosululloh Dalam Mewujudkan Indonesia Maju”, juga harus dijadikan motivasi peningkatan kinerja ASN.

“Uswatun Khasanahnya baginda nabi, harus kita jadikan sebagai semangat dan motivasi dalam bekerja dan mengabdi kepada masyarakat. Semua harus dilandasi niat ibadah kepada Allah SWT,” tambah wabup.

Wabup juga tak lupa menyampaikan himbaunnya agar lebih bijak menggunakan akses informasi yang makin cepat dan mudah.

Menurutnya, hidup di era digital harus diimbangi dengan kewaspadaan dan kebijaksanaan dalam memanfaatkan kemudahan tersebut.

“Digitalisasi harus disikapi dengan bijaksana. Misal dalam bersosial media. Harus jeli dan waspada. Banyak intrik-intrik politik dari berbagai pihak. Tujuannya juga beda-beda,” tandas wabup.

Momen Maulid Nabi Muhammad kali ini makin sejuk dengan siraman rohani ole K.H. Mahrus Ali ketua LDNU Kab.Mojokerto. Senada dengan Wabup, Yai Mahrus juga membahas sikap teladan nabi.

Ia bertutur jika seorang pemimpin harus bisa mencerminkan sisi uswatun khasanah.

“Terapkan yang baik dan berbudi pekerti luhur jika menjadi seorang pemimpin. Pemimpin tidak boleh grusa grusu, harus bijaksana,” pesan K.H. Makhrus Ali.

Sementaravitu Plt. Asisten I sekaligus Ketua Pelaksana acara Didik Chusnul Yakin menambahkan tujuan kegiatan ini untuk menumbuhkan dan menguatkan kembali kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW, dan menjadikan Rasulullah SAW sebagai contoh figur nomor satu sebagai pengabdi negara.

“Kegiatan ini juga merupakan wadah untuk silahturhami sesama karyawan karyawati di lingkup Pemkab Mojokerto,” jelas Didik.

Turut hadir dalam kegiatan ini Forkopimda Kabupaten Mojokerto, Ketua dan Anggota DPRD, Kepala Kantor Kemenag, Sekdakab Herry Suwito, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Yayuk Pungkasiadi, Ketua Dharma Wanita, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD dan Camat, serta karyawan Karyawati Pemkab Mojokerto. (sam)