Surabaya, (bisnissurabaya.com)- Siapa tak kenal Taman Bungkul? Bagi warga Surabaya pasti tak asing mendengarnya. Taman ini memiliki luas sekitar 900 meter persegi dan dilengkapi fasilitas pendukung, seperti amfiteater dengan diameter 33 meter, jogging track, taman bermain anak-anak. Selain itu, tempat ini juga difasilitasi akses internet nirkabel gratis.

Taman Bungkul diambil dari nama Mbah Bungkul, dimana makamnya terletak di taman ini. Mbah Bungkul adalah julukan untuk Ki Supo, seorang ulama di Kerajaan Majapahit abad 15, yang juga saudara ipar Raden Rahmat atau Sunan Ampel.

Taman Bungkul yang terletak di jantung kota Surabaya selalu ramai dikunjungi dari pagi hingga malam tak pernah sepi. Banyak wisatawan hadir untuk menikmati suasana hijaunya kota Pahlawan ini. “Saya suka berkunjung di sini, apalagi saat weekend. Bisa menghabiskan waktu bersama teman-teman,” kata salah satu pengunjung, Reza, kepada bisnissurabaya.com di Surabaya Senin (11/11). Selain itu, beberapa acara juga sering di gelar di taman ini. Seperti, kegiatan hiburan atau kebudayaan.

Selain suasana yang asri dikelilingi pohon, tempat ini juga memiliki area taman bunga. Dengan demikian akan menambah keindahan. Yang menarik, di akhir pekan di Taman Bungkul sering digelar panggung musik dan berbagai acara lain. Selain itu, banyak komunitas sepeda BMX dan skateboard karena area ini memiliki area papan luncur atau skateboard track dan BMX track.

Setelah lelah menghabiskan waktu berkeliling dan olahraga, pengunjung Taman Bungkul tak perlu khawatir jika tiba-tiba perut lapar. Karena, terdapat beberapa warung yang menawarkan menu khas arek-arek Suroboyo. Seperti rawon, gado-gado, pecel, semanggi dan lainnya. (fania)