Gresik, (bisnissurabaya.com)- Sampah plastik jadi masalah nasional. Dan perlu diupayakan solusi penanggulangannya. Dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT), Perkumpulan Istri Karyawan Petrokimia Gresik (PIKPG) mendukung pemerintah dalam mengatasi isu masalah lingkungan nasional ini. Perkumpulan ini  menggelar acara puncak  peringatan HUT ke-18 di Gedung Serbaguna Tri Dharma Petrokimia Gresik, Kamis (7/11).

Ketua PIKPG, Kuntari Laksmitadewi Wahyuningdyah,  menjelaskan, rangkaian acara HUT-nya tahun ini banyak diisi dengan kegiatan  kekinian. Yaitu, mampu menampung aspirasi anggota milenial yang mendominasi organisasi. Mengusung tema “Dengan Semangat Milenial Bersinergi untuk Mandiri”, rangkaian kegiatan HUT dilaksanakan selama tiga hari. Kegiatan diawali dengan edukasi “Cerdas Berplastik” untuk masyarakat di Balai Kelurahan Lumpur.

“Kampanye ini merupakan upaya kami mendukung pemerintah dalam mengatasi isu lingkungan nasional. Sampah plastik jadi masalah yang harus dicarikan solusinya,” ujar Tata, sapaan akrab Kuntari Laksmitadewi Wahyuningdyah, yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Istri Pimpinan (IIP) BUMN Jawa Timur/Jatim ini.

Tata mengungkapkan, edukasi Cerdas Berplastik untuk warga sekitar ini juga merupakan dukungan PIKPG terhadap komitmen Cerdas Berplastik yang dijalankan  Petrokimia Gresik.

Perusahaan anggota holding Pupuk Indonesia ini juga berkomitmen untuk menerapkan Cerdas Berplastik di lingkungan perusahaan. Dan PIKPG turut berperan dalam mendukung kampanye dengan mengedukasi pihak eksternal dimulai dari lingkungan terdekat. Yakni, keluarga dan masyarakat sekitar.

Perkumpulan ini  juga menyelenggarakan bakti sosial di Club House Perumahan Dinas Petrokimia Gresik. Sejumlah paket sembako dibagikan untuk tenaga kebersihan di lingkungan Pabrik I, II, dan III, serta tenaga kebersihan di lingkungan Perumahan Dinas Petrokimia Gresik.

PIKPG berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam peningkatan kepedulian sosial. Selain bakti sosial, kami juga secara rutin memberikan bantuan pembinaan anak asuh, santunan untuk anak yatim, dan bantuan sosial lainnya kepada masyarakat sekitar,” jelas Tata.

Sementara itu, untuk mewadahi aspirasi anggota milenial, HUT kali ini juga dimeriahkan dengan lomba desain pakaian seragam PIKPG.

“Sesuai dengan visi kami, sebagai organisasi sosial yang mandiri, kami ingin memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Untuk itu, rangkaian kegiatan HUT kali ini fokus pada bantuan dan edukasi untuk masyarakat sekitar, serta kompetisi dan seminar untuk meningkatkan kemandirian anggotanya,” pungkas Tata. (sam)