Sidoarjo, (bisnissurabaya.com)- Tidak semua usulan yang ditampung di tingkat desa bisa direalisasikan. Banyak proyek yang belum terlajsana dari setiap usulan pembangunan fisik di tingkat Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes).

Permasalahan ini sempat menjadi pembahasan yang mencuat dari pelaksanaan Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) Hj Mimik Idayana anggota DPRD Sidoarjo dari Fraksi Gerindra.

Mimik Idayana  menggelar masa resesnya di Desa Kalitengah Tanggulangin, Sabtu (9/11).

“Banyak aspirasi yang kita sampaikan disetiap Musrenbangdes, yang tidak terealisasi dan hilang begitu saja. Padahal usulan pembangunan fisik seperti pembangunan saluran drainase  sangat kita butuhkan,” kata Amir salah seorang warga saat menyampaikan keluhannya.

Selain soal Musrenbangdes, keinginan adanya Mall pusat pameran dan penjualan untuk hasil UMKM di Sidoarjo juga muncul dalam Jasmas ini.

Mall pusat penjualan hasil UMKM ini dinilai sudah waktunya ada, karena banyak pelaku UMKM yang masih kebingunan memasarkan hasil karyanya ke masyarakat.

“Pusat Mall UMKM ini sangat kita inginkan, mengingat sampai sekarang bekum ada pusat pemaran sekaligus penjualan produk UMKM di Sidoarjo,” ungkap  salah satu pelaku UMKM yang juga hadir.

Mendapatkan berbagai masukan ini, Mimik Idayana menyatakan siap menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat yang ada kepada OPD terkait.

Khusus untuk aspirasi seputar UMKM, Mimik Idayana juga akan memperjuangkan masalah pembayaran pajak, yang dirasa masih memberatkan pelaku UMKM.

“Kita ingin pelaku UMKM di Sidoarjo ini mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah daerah, khususnya soal keringanan pajak untuk hasil UMKM nya,” Jelas Hj Mimik. (rino)