Surabaya, (bisnissurabaya.com)- Seiring perkembangan dunia  kesehatan yang semakin komplek. peran apoteker menempati porsi sangat penting dalam dunia kesehatan. Tidak sekedar mampu menjelaskan fungsi, kegunaan, bentuk dan efek samping dan menjamin penggunaan obat dengan baik. Tetapi, ia dituntut   mampu berkontribusi maksimal terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.  Selain itu, mampu memberikan pelayanan kefarmasian secara komprehensif Dalam menjalankan profesinya, mampu mengelola  SDM industri  farmasi dan instalasi farmasi  di rumah sakit.  Ia juga , harus unggul,  berkualitas, memiiliki kredibilitas, dan profesional serta mampu   bersinergi dengan profesi kesehatan yang lain dalam menjalankan profesinya.

Senada dengan semakin tingginya tuntutan terhadap profesi apoteker, Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya menggelar Pengucapan Lafal Sumpah Apoteker ke 52, peserta yang diambil sumpah adalah mahasiswa program studi pendidikan Profesi Apoteker periode LII pada Sabtu, 12 Oktober 2019.. Prosesi resmi ini  dihadiri oleh pihak Komite Farmasi Nasional (KFN) yang diwakili oleh Dra. Suzana Indah Astuti, M.Si., Apt, dan  organisasi profesi Ikatan Apoteker Indonesia (IAI)  oleh Yusransyah, M.Sc., Apt,  serta  perwakilan dari pihak universitas dan fakultas yang duduk sebagai dewan sidang.

Prosesi pelaksanaan pengucapan lafal Sumpah Apoteker

“Sebagai  komitmen  kami  untuk mendukung  terwujudnya  target  Indonesia Sehat 2025, Universitas Katolik Widya Mandala terus berupaya untuk mengoptimalisasi potensi  dan kualitas lulusannya.  Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan program kurikulum pembelajaran yang interaktif dan up to date,untuk mencapai  excellence  ditambah Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di Industri, Rumah Sakit, Apotek, Puskesmas, Pedagang Besar Farmasi, dan Pemerintahan. Tdak hanya  unggul, kompeten dan berdaya saing dilandasi oleh semangat pengabdian dan jiwa kemanusiaan.. Tetapi  memiliki kualifikasi ilmu, bermoral/sikap/ attitude  yang mengimplimentasikan  PEKA(peduli, komit, antusias) sebagai core value universitas.. Ditambah  pembekalan  softskil  dalam bentuk  outbond  dan program pembelajaran professional manners. ”, Kata Elisabeth Kasih M. Farm.Klin,Apt. Ketua Prodi Profesi Apoteker FF- UKWMS.

Elisabeth Kasih M. Farm.Klin,Apt. Kaprodi Profesi Apoteker

Untuk menghasilkan produk  lulusan sesuai visi misi  FF UKWMS, fakultas sangat selektif sejak proses awal penjaringan calon mahasiswa. Tujuannya, memperoleh calon-calon peserta Apoteker yang benar-benar memiliki motivasi kuat untuk menjadi seorang Apoteker. Selain itu, di luar program pembelajaran, fakultas juga mengupayakan program pembekalan bagi mahasiswa2 tersebut agar sukses menghadapi kerasnya kompetisi  dunia pekerjaan.

Parnership dengan jaringan   industri/apotek/rumah sakit rekanan dan alumni ALFAWIMA yang solid memudahkan akses peluang  karier setelah lulus. Apresiasi publik terhadap Apoteker lulusan UKWMS   juga sangat baik. Terbukti dari  feedback  positif yang diberikan oleh tempat-tempat kerja ketika pihak fakultas datang berkunjung untuk mengawasi proses praktek kerja profesi Apoteker (PKPA). Beberapa Alumni telah bekerja di: PT. Kalbe Farma, PT. Ferron Par Pharmaceuticals, PT. Pharos Indonesia, PT. Sanbe Farma, PT. Bayer Indonesia, PT. Pertiwi Agung, PT. Otto Pharmaceutical, PT. Coronet Crown, PT. Interbat, PT. Merck Sharp & Dohme, PT. Sandai Farma, PT. Combiphar, PT. Rama Pharmaceutical, PT. Bernofarm, PT. Hexpharm Jaya, PT. Jamu Iboe Jaya, PT. Natura Laboratoria, PT. Vitapharm (Viva), PT. Rembaka (La Tullipe), Johnson & Johnson dan instansi pemerintah(Dinkes, BB POM).

UKWMS adalah universitas  Akreditasi A dari  (SK BAN-PT Nomor: 2994 / SK / BAN-PT / Terakreditasi / PT / XII / 2016).  Satu dari 50 Promising Indonesian Universities oleh Dirjen Dikti. Meraih  Anugerah Kampus Unggul berturut-turut (2010 – 2018) bidang Tata Kelola, Kemahasiswaan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dari LLDIKTI VII Jawa Timur. Satu  satunya  universitas di Jawa Timur yang meraih anugerah Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Award dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) di Tahun 2018.. Peringkat ke 28 dari total 3320 Perguruan Tinggi (PTN/ PTS) nasional. Peringkat ke 6 dari total seluruh Perguruan Tinggi Swasta se- Indonesia dalam hal,   kualitas SDM,  manajemen, kegiatan kemahasiswaan  dan  penelitian dan publikasi ilmiah. (nora)