Surabaya,(bisnissurabaya.com)- Berbagai upaya dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) terus dilakukan. Hal itu dilakukan guna, menyongsong Revolusi industri 4.0 dengan “Widya Wahana Pendidikan 2019”.

Salah satu perwakilan sekolah yang mengikuti kegiatan pameran itu adalah SDN Pacarkeling V Kota Surabaya. Dalam pameran ini, sekolah tersebut mengusung thema daur ulang. Susanti, guru kelas 6 sekaligus salah satu penjaga stand mengatakan, dalam pameran kali ini pihaknya menampilkan barang-barang yang dihasilkan dari proses daur ulang.

Semuanya berasal dari barang tidak terpakai, kemudian diolah agar lebih berguna. “Yang mendaur ulang adalah siswa,” kata Susanti.

Ia menambahkan, produk daur ulang yang dihasilkan, salah satunya adalah tong sampah yang terbuat dari botol plastik. Ada pula topi dari koran bekas, hiasan lampu dari sendok plastik bekas, hingga hiasan bunga dari kelobot. “Tutup botol itu berasal dari bekas air mineral dan minyak goreng,” tandasnya.

Lain halnya dengan SMPN 19 Kota Surabaya. Dalam pameran ini, sekolah tersebut memamerkan alat berupa virtual reality (VR) BT headphones. Melalui VR tersebut, anak-anak semakin dipermudah dalam proses belajar.

Kepala SMP N 19 Surabaya, Shahibur Rachman, menjelaskan, dengan adanya VR tersebut, anak-anak bisa terlibat langsung dalam pembelajaran, karena menampilkan visual tiga dimensi. Apalagi, VR tersebut juga bisa digunakan dalam semua mata pelajaran. “Sekolah memiliki 17 unit VR. Sudah diterapkan sejak 2018 lalu,” pungkasnya. (ton)