Surabaya, (bisnissurabaya.com)- Melindungi istri merupakan kewajiban suami. Baik saat di luar maupun ketika berada di dalam rumah.

Hal itulah yang dilakukan Koordinator Komunitas Belajar Memanah/Kurma, Odid Besti Arianto, kepada bisnissurabaya.com, disela pelaksanaan program ‘Suami Sejati Masak’ yang digelar kecap ABC di Surabaya Sabtu (2/11).

Menurut dia, kewajiban suami adalah melindungi istri baik dalam keadaan suka maupun duka. Karena itu, sebagai seorang suami, Odid, berkewajiban menafkahi istrinya setiap bulannya dengan memberikan uang hasil kerjanya.

Selain itu, kata dia, dalam kapasitasnya sebagai suami dirinya juga berkewajiban melindungi istrinya dengan cara membantu memasak. “Meski saya sibuk dengan komunitas memanah, tetapi kewajiban saya tetap melindungi istri bila di rumah,” kata Odid, yang juga pengrajin busur panah ini.

Di Surabaya, kata dia, belum pernah ada pengrajin yang menekuni secara khusus bidang panahan. Baik membuat busur maupun panahnya.

Karena itu, kata dia, pihaknya bersama komunitas memanah sangat merespon program kampanye ‘Suami Sejati Masak’ ini. “Kami dari komunitas panah ini sangat respek terhadap lomba masak. Karena dengan memasak, secara otomatis ikut melindungi istri yang tugasnya memang memasak di dapur,” ujar Odid, sambil menjelaskan anggota Kurma aktif sekitar 70 orang ini.

Pada bagian lain, Marketing and R&D Director Kraft Heinz Indonesia dan Papua Nugini, Dhiren Amin, menambahkan,

sukses 2018, membuat penyedap masakan ini kembali melanjutkan kampanye ‘Suami Sejati Masak’. Pada 2019 ini, Kecap ABC ingin mengajak para suami untuk memberikan apresiasi kepada para istri dengan terjun memasak di dapur, sebagai sebuah bukti nyata semangat kesetaraan gender di rumah tangga yang dapat dimulai di dapur. (bw)