Surabaya, (bisnissurabaya.com)- Dunia usaha menjadi perhatian semua pihak. Tak terkecuali mahasiswa yang masih tercatat di perguruan tinggi. Karena itu, mereka berharap institusi pemerintah dalam hal ini Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur/Jatim untuk peduli aktivitas entrepreneur mahasiswa di Kampus Untag Surabaya.

‘’Tolong ratusan mahasiswa entrepreneur di perguruan tinggi termasuk Untag ini difasilitasi. Misalnya membuat pameran UKM di lingkungan perguruan tinggi. Jangan hanya memfasilitasi UKM yang sudah jadi,’’ kata Country Manager Eqwip HUBS, Mirza Kesuma, saat berbicara dalam acara Hub Network Meeting ke-4 di Kampus Untag Surabaya Rabu (30/10) kemarin.

Sebab, kata dia, Dinas Koperasi dan UKM Jatim hanya peduli terhadap para UKM yang sudah jadi/mapan. Padahal, kalau dibina dengan serius tak menutup kemungkinan akan muncul entrepreneur handal dari kampus. Selain itu, kendala mahasiswa dalam mengembangkan usahanya adalah persoalan modal.

Menjawab hal itu, Plt Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Jatim, Drs Achmad Basuki, MSi., mengatakan, pihaknya mempersilakan para enterpreuner mahasiswa yang banyak di kampus-kampus untuk berkomunikasi dengan Dinas Koperasi dan UKM. ‘’Silakan, nanti ada petugas yang memang membimbing entrepreneur dari kalangan mahasiswa dan akan dibantu modalnya bila dinilai bisa berkembang,’’ kata Achmad Basuki.

Seperti, ada mahasiswa yang memperkenalkan diri berusaha dibidang makanan otak-otak. ‘’Saya tertarik dengan usaha otak-otak ini. Silakan buat pengelompokan pengusaha otak-otak agar kami mudah dalam membinanya,’’ tambahnya. (bw)