Tuban, (bisnissurabaya.com)- Peraih medali emas kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Jawa Timur/Jatim 2019 asal Tuban bakal menerima hadiah umroh dari Pemerintah Kabupaten/Pemkab Tuban. Selain itu, sebanyak 53 peserta MTQ tingkat Jatim ke 28 asal Tuban juga mendapat jaminan asuransi dari BPJS Ketenagakerjaan selama tiga bulan.

“Hadiah umroh bagi peserta asal Tuban yang mendapatkan medali emas itu sebagai motivasi saja. Yang penting peserta harus fokus mendapatkan prestasi terbaik, jangan terpancing hadiah umrohnya,” kata Bupati Tuban Fathul Huda, Senin (28/10).

Bupati Tuban, Fathul Huda, (baju putih) saat menyerahkan BPJS Ketenagakerjaan. (Foto/imam)

Karena itu, para kafilah diharapkan bisa konsentrasi untuk menghadapi setiap cabang yang dipertandingkan. Dan berjuang untuk membawa nama baik Kabupaten Tuban. Gelaran MTQ bertujuan untuk syiar Islam dan syiar Al-Qur’an itu, untuk memotivasi masyarakat mencintai, mempelajari dan mengamalkan ajaran dalam Alquran.

Peserta saat berlaga. (Foto/imam)

Kepala BPJS Tuban, Rofiul Masyhudi, mengungkapkan, kafilah Kabupaten Tuban akan mendapatkan perlindungan atau asuransi selama tiga bulan. Perlindungan diberikan sejak pelaksanaan MTQ yang dibuka Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (26/10) ditambah dua bulan pasca pelaksanaan.

‘’Pemberian BPJS bagi kafilah ini sebagai wujud partisipasi BPJS Tuban pada MTQ Jatim 2019 di Tuban. Harapannya, dapat memotivasi kafilah untuk meraih prestasi setinggi-tingginya,’’ kata dia. Sementara itu, hari kedua pelaksanaan MTQ, kafilah dari Kabupaten Tuban menurunkan sebanyak 10 kafilah disiapkan untuk bertanding di empat cabang dengan tujuh golongan.

Empat cabang yang diikuti adalah cabang tilawah, musabaqah hifdzil Qur’an (MHQ), musabaqah khattil Quran (MKQ) dan musabaqah fahmil Quran (MFQ). Golongan yang diikuti diantaranya dewasa, anak, tartil, qiraat sab’ah mujawwad dewasa, MHQ 10 juz, hiasan mushaf dan fahil quran.

‘’Dari kedua ini Tuban tanding di empat lokasi. Yakni, Masjid Agung, aula dinas pendidikan, aula SMKN 2 Tuban dan SMP BAS,’’ kata Ketua Kafilah Tuban, Khoirul Muqim, Senin (28/10). Dia mengatakan, untuk cabang ilawah ada 3 kafilah yang turun. Yakni, Rofiatul Muna di tilawah dewasa, Lailiya Mar’atus Solihah, dicabang tilawah anak-anak dan Nasril Ilham, di cabang tilawag tartil.

Kemudian cabang qiraat sab’ah mujawwad menurunkan Khoirun Naim. Cabang MHQ 10 juz kafilah yang bertanding Qonita Aulia Maulida. Sementara, MKQ hiasan mushaf menurunkan dua kafilah, yakni Siti Nadhifah dan Kasiful Amin. ‘’Untuk MKQ kita ada tiga kafilah yang bertanding hari ini. Mereka adalah Siti Umi Kulsum, Riza Nur Diana dan Sofia Nur Faiza,’’ tambah Muqim.

Muqim berharap, para kafilah yang turun di lomba hari ini mendapat prestasi terbaik. Karena itu, dia memohon doa dan dukungan dari seluruh warga Tuban, agar perjuangan para kafilah bisa menghasilkan yang terbaik. ‘’Mohon doanya agar mendapat hasil terbaik sesuai harapan,’’ pintanya.

Sekedar diketahui, setiap hari tujuh cabang yang dipertandingkan semuanya dilombakan. Hanya, tidak semua daerah mengikuti cabang tersebut, karena sesuai jadwal dan kondisi kafilah. Karena, ada daerah yang tidak punya kafilah di cabang tertentu.

Pelaksanaan MOTQ disebar di 12 lokasi. Misalnya di Masjid Agung Tuban, aula PCNU, SMP BAS, SMAN 1 Tuban dan lainnya. Para kafilah tidak akan tersesat atau kesulitan mencari lokasi, karena kafilah di tiap daerah didampingi dua orang petugas dari kantor Kemenag Tuban. Mereka mendampingi mulai awal sampai akhir pelaksanaan MTQ nanti. (imam suroso)