Surabaya,(bisnissurabaya.com)- Bos ini terlibat dugaan penipuan Rp 5 Miliar. Pemilik toko yang terletak di Jalan Kertajaya Surabaya harus duduk di kursi pesakitan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjung Perak, Yusuf Akbar Amir, dalam beberapa kali sidang akhirnya menuntut hukuman 30 bulan dengan perintah segera dilakukan penahanan kepada Welly Tanubrata, karena terbukti bersalah sesuai 378 KUHP Jo. Pasal 64 Ayat (1) tentang penipuan.

Penasehat Hukum, terdakwa, Hartoyo, tidak bersedia memberikan pendapatnya, meski Kliennya dituntut ancaman penjara yang cukup tinggi. Hartoyo hanya mengatakan akan memberikan pembelaan kepada Kliennya pada sidang berikutnya.

Sebaliknya, pihak JPU Yusuf Akbar Amir, mengaku dirinya akan langsung melakukan penahanan di Rutan Medaeng setelah majelis hakim membacakan putusannya. Menurut dia, perintah penahanan ada dalam tuntutannya.

Terdakwa Welly Tanubrata, diadili karena menipu Andrias Thamrun, warga Jalan Kupang Indang, Kelurahan Sono Kwijenan Kecamatan Sukomanunggal dengan modus minta tolong membeli ruko milik ibunya Mariani Tanubrata, alias Swee Ing yang terletak di Jl. Kertajaya No.41 Surabaya dengan harga Rp 5 miliar. (ton)