Surabaya, (bisnissurabaya.com)- Nadiem diprotes driver online. Nadiem Makarim, yang akan dilantik menjadi Menteri Pendidikan Nasional/Mendiknas, mendapat sorotan dan catatan khusus dari Perhimpunan Driver Online Indonesia/ PDOI Jawa Timur/Jatim.

Humas PDOI Jatim, Daniel Lukas Rorong, mengatakan, sosok dan pemikiran inovatif Nadiem masih dibutuhkan di Gojek. Untuk itu, Daniel, menyayangkan jika Nadiem, harus mundur dari perusahaan star up yang didirikannya sejak 2012 lalu. “Berbuat dan berkarya untuk negeri, tidak harus menjadi menteri,” kata  Humas PDOI Jatim Daniel Rorong, kepada bisnissurabaya.com di Surabaya Selasa (22/10).

Namun, Daniel, tetap menghormati keputusan yang telah diambil pendiri dan CEO Go-Jek tersebut. “Namun kami juga punya hak untuk mengingatkan Pak Jokowi perihal menteri yang akan ditunjuknya, meski itu hak preogratif presiden,” kilah Daniel, yang juga salah satu penggugat Permenhub 108 yang dikabulkan Mahkamah Agung.

Lalu, apakah PDOI Jatim akan demo turun ke jalan untuk menyikapi keputusan Presiden Jokowi? Ketua PDOI Jatim, Herry Wahyu Nugroho, didampingi Sekretaris PDOI Jatim, Rahmatullah Riyadi menyatakan, pihaknya masih belum ada rencana untuk demo. Bahkan, masih menampung aspirasi dari arus bawah terlebih dahulu.

Contoh skala kecil saja, lanjut Rahmat, dalam menjalankan bisnisnya di Gojek, Nadiem belum mampu mensejahterakan mitra nya, para driver online, baik yang roda dua maupun roda empat. “Padahal, pesatnya peningkatan bisnis yang diterima Gojek saat ini tidak lepas dari para mitranya,” ungkapnya. (nanang)