Lamongan, (bisnissurabaya.com)- Peringatan Hari Santri di Kota Soto terbilang unik. Tak hanya kegiatan upacara, namun menampilkan sejumlah hasil dari kreatifitas para santri.

Bupati Lamongan Fadeli,  membuka gelaran pameran Usaha Kecil  dan Menengah (UKM) dan produk inovasi para santri. Kegiatan ini berlangsung  di Alun-alun Kabupaten Lamongan usai menjadi inspektur upacara Apel Hari Santri, Selasa (22/10).

Pameran UKM diikuti berbagai lembaga seperti DPC NU Lamongan, DPC NU Babat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kementrian Agama Lamongan dan Dinas Koperasi dan UKM. Pameran   menampilkan berbagai produk kreatif.

Puluhan produk kreatif dari berbagai UKM ditampilkan. Seperti sarung tenun ikat khas Lamongan, songkok, tas, buku dan kitab pesantren, serta aneka makanan dan minuman serta inovasi lainnya.

Fadeli berharap agar santri mentransformasi diri, menjadi lebih modern, milenial. Yaitu dengan menjadi santri yang inovatif, dapat menciptakan produk-produk daya guna, sehingga menciptakan peluang pekerjaan untuk sesama.

“Santri milenial itu harus menjadi santri yang kreatif, menciptakan inovasi produk daya guna sehingga secara tidak langsung dapat menciptakan peluang pekerjaan untuk sesamanya,” imbuhnya

Bupati juga memberi apresiasi kepada panitia peringatan Hari Santri tahun ini yang  menyelenggarakan rangkaian acara dengan lebih baik. Sehingga ada kegiatan seminar, pameran produk inovatif dan pawa taaruf.

Sementara itu usai membacakan sambutan Sekjen Kementerian Agama M Nur Kholis, Bupati Fadeli menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya  Joko Widodo dan K.H. Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.

Di sisi lain, dia juga sampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, jajaran TNI dan Polri  yang telah turut berpartisipasi dalam menjaga Lamongan tetap aman dan kondusif.

“Hari Santri ini merupakan momen bagi kita semua untuk memperbaiki diri. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk jajaran TNI dan Polri, Banser yang turut berpartisipasi menjaga lamongan. Bahkan kita dapat menggelar Pilkades serentak 385 desa secara aman dan kondusif,” papar Fadeli.

Apel Hari Santri kali ini juga diwarnai dengan penampilan kemampuan dari anggota Perguruan Pencak Silat Pagar Nusa. Salah satunya atraksi seorang pendekar menarik mobil bak terbuka yang dinaiki Forkopimda hanya dengan menggunakan gigi. (sam)