Pasuruan, (bisnissurabaya.com)- Siapa tak mengenal Tretes. Suasana dingin dengan gugusan pegunungan dan hutan yang indah menjadikan obyek wisata ini tak pernah sepi pengunjung. Tempat jujugan berlibur ini terletak di daerah pegunungan. Antara Gunung Arjuno, Welirang dan Penanggungan. Ada tempat wisata baru di sini dinamai ‘Ngopibareng Pintu Langit’ berlokasi di Dusun Jeruk, Desa Ledug, Kecamatan Prigen Pasuruan.

Nama Pintu Langit, diberikan karena letaknya berada diatas ketinggian 800 dpl, dan memiliki luas delapan hektar. Selain didukung udara yang sejuk, bersih dan natural, tempat ini dibuat dengan konsep wisata halal. Tempat ini dikembangkan mantan wakil gubernur Jawa Timur/Jatim, Syaifullah Yusuf, yang memiliki ide brillian dengan mengembangkan wisata halal di Kabupaten Pasuruan.

Selepas menjabat Wakil Gubernur Jatim dua periode Syaifullah Yusuf, kini Gus Ipul, memiliki kesibukan baru. Yakni, mengembangkan wisata Pintu Langit dengan konsep Wisata Halal. Alasan dipilihnya Desa Ledug sebagai lokasi wisata, tak lain karena panoramanya indah, sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten/Pemkab Pasuruan yang ingin mengembangkan Kecamatan Prigen sebagai kawasan wisata keluarga.

Tempat ini mulai buka pukul 08.00 – 22.00 WIB. Tetapi, puncak keramaian wisata Pintu Langit pukul 10.00 – pukul 20.00 WIB. Untuk mencapai lokasi Ngopi bareng, pengunjung dapat mengakses melalui jalur manapun. Baik dari arah Malang, Surabaya maupun Pasuruan. Dengan akses jalan yang mudah dilalui, tak heran jika banyak pengunjung yang datang untuk melihat keindahan alam di wilayah Pasuruan ini.

“Tempat ini sangat indah. Udara sejuk, dan tempatnya yang cukup tinggi membuat pengunjung bisa melihat pemandangan kota sekitar,” kata salah satu pengunjung, Reza, kepada bisnissurabaya.com, di Pintu Langit Pasuruan Minggu (20/10). Sebelum memasuki kawasan wisata halal ini, pengunjung harus merogoh kocek Rp 3.000 untuk parkir sepeda motor.

Setelah memasuki wisata ini, pengunjung disambut beberapa wahana permainan, kantin, taman bermain dan pemandangan yang indah. Namun, jika ingin menuju pusat wisata Pintu Langit wisatawan harus berjalan kaki atau menyewa mobil yang tarifnya tak lagi murah. Yakni, Rp 700.000.

Karena harga sewa kendaraan roda empat cukup mahal, wisatawan yang berkantong cekak memilih berjalan kaki. Karena waktu tempuh jalan kaki hanya membutuhkan waktu 10 menit, hingga sampai tujuan di wisata Pintu Langit yang berada di atas tebing.

Di sana wisatawan yang datang akan melihat beberapa gunung yang menjulang tinggi, membuat pemandangan sangat indah nan cantik. Di area yang berbukit ini, terlihat aneka tanaman yang tumbuh subur. Seperti, pinus, kopi, pisang, dan lainnya. Selain itu pengunjung juga dapat melihat budidaya tanaman sistem hidroponik, rumpun bambu.

Yang menarik, obyek wisata Ledug ini akan dilengkapi dengan fasilitas perkemahan, manasik haji, area ngopi bareng dengan naik bianglala, area swafoto dengan pemandangan perbukitan dan pegunungan, jogging track, wahana bermain, kolam renang, serta fasilitas penginapan khusus untuk keluarga. (fania)