Surabaya, (bisnissurabaya.com)- Surabaya banyak memiliki makanan khas. Ada, tahu campur, lontong balap, kikil, tahu tek, gado-gado serta lainnya. Mungkin bagi warga luar kota Surabaya akan asing jika belum pernah mendengar salah satu makanan khas lontong balap. Tapi tidak untuk penikmat kuliner, di kota Pahlawan. Lontong balap bagaikan pusaka berharga. Karena dimana dan kapan pun selalu diburu kelezatannya.

Lontong Balap merupakan makanan berkuah asli arek-arek Suroboyo yang tak didapatkan di daerah lain. Makanan berbahan dasar lontong ini terdiri dari, kecambah, tahu goreng, lentho, kecap, bawang goreng dan sambal petis. Makanan ini dihidangkan dengan pasangannya, yaitu beberapa tusuk sate kerang, yang akan menambah kenikmatan saat menyantapnya.

Meski sudah tidak banyak yang menjual makanan ini pecinta kuliner tak perlu bingung mencarinya. Karena di kawasan Surabaya Barat, khususnya daerah Lakarsantri masih ada pedagang lontong balap yang sangat legendaris. Yakni, lontong balap Pak Jono. “Saya mulai berjualan disini sejak 1997 bersama istri,” kata owner Lontong Balap, Sujono, kepada bisnissurabaya.com di Surabaya Minggu (20/10) kemarin.

Meski sudah lama berjualan lontong balap, tetapi makanan ini tetap memiliki rasa khas dan tak pernah berubah. Tak heran, jika setiap hari banyak pengunjung berdatangan. Bagi pecinta kuliner yang ingin mencoba, pengunjung bisa datang mulai pukul 10.00 WIB hingga malam hari. Karena lontong balap ini tutup ketika dagangannya sudah habis. Biasanya, dalam sehari lontong balap Pak Jono bisa menghabiskan sekitar 200 porsi.

Saat ini, pria yang akrab disapa Om Jon itu membuka cabang di kawasan Jl. Randu Pukah, Mulung, Gresik. Jadi, pecinta kuliner yang ada di kota Pudak ini tak akan kesulitan jika ingin mencoba makanan khas Surabaya ini.

Yang menarik, harga lontong balap Pak Jono hanya Rp 8.000 per porsi dan Rp 2.000 untuk satu tusuk sate kerang. Ditanya apakah juga memasarkan lontong balap melalui online, bapak yang masih terlihat muda tersebut hanya memasarkan melalui offline. Yaitu, membuka stand saja. (fania/ayu)