(bisnissurabaya.com) – Mencermati teknologi yang terus berkembang dan sistem pemasaran yang sudah berjalan selama ini, asosiasi  ini mengadakan suatu kegiatan workshop. Peserta  kegiatan ini tampak antusias mengingat materi  yang disampaikan merupakan hal patut dijadikan alternative.

DPD IHGMA (Indonesia Hotel General Manager Association) Jawa Timur/Jatim mengadakan sebuah workshop menarik. Workshop dengan tema Direct Booking itu mengupas sistem perbokingan yang mulai berkembang saat ini. Dan harus menjadi bahan pilihan  bagi para manager maupun owner hotel.

Workshop yang  diselenggarakan di Hotel Bumi Surabaya, Rabu (16/10) itu,  diikuti 115 peserta dari berbagai kota di Jawa Timur.  Seperti Sidoarjo, Gresik, Bojonegoro, Malang, Jember, dan Banyuwangi. Disamping tentunya peserta dari dalam Kota Surabaya sendiri. Mereka terdiri dari General Manager (GM), Manager dan Supervisor atau tim dari hotel.

Ketua DPD (Dewan Pimpinan Daerah) IHGMA Jatim Joko S Widiyanto mengatakan workshop ini untuk memberi pemahaman bagi para anggota  tentang pemasaran direct booking. Disamping itu juga untuk mengantisipasi  banyaknya OTA (Online Travel Agen) yang memungut komisi yang cukup tinggi. “Dengan workshop ini IHGMA ingin memberi solusi pada para anggotanya,” papar Joko, panggilan akrab Ketua DPD IHGMA Jatim ini.

Lebih lanjut pria yang juga GM Hotel Pesonna Gresik ini menjelaskan  bahwa hotel itu  sendiri memiliki kewenangan melakukan direct booking untuk reservasi para tamunya. Pemasaran ini  bisa dilakukan dengan website milik hotel dan tentunya tidak mengeluarkan biaya. Saat ini pemasaran melalui OTA dikenai fee sekitar 17 – 20 persen. Sebuah angka yang lumayan tinggi.

Kegiatan workshop sehari itu dibagi 2 sesi panel. Panel pertama dengan sub tema Managing OTA and Wholesale disampaikan oleh 3 nara sumber. Ketiga nara sumber  ini yaitu Sadang Purwanti GM Hotel Luminor Surabaya, Cita Hepiningtias GM Hotel GH Universal Bandung dan Sely Kamila Dikrektur E-Commerce Hotel Bumi Surabaya.

Sedangkan sesi panel kedua dengan sub tema Succesfully Direct Booking   juga disampaikan 3 nara sumber. Yaitu Vivi Herlambang Direktur Pengembangan Bisnis Hotel Sahid, Joko S Widiyanto dan Cita hepiningtias. Kedua sesi itu dimoderatori langsung oleh Hendra Kusnandar Chief Product Officer Alaric.

Turut hadir pula dalam workshop ini Wan Zukhaireen (Market Manager Triptease), Mayka Kusumadivia (Associate Sales Manager Sojern) dan Prima T Prasojo (Head of Sales & Busines Development ipay88).

Sementara itu Riza Audi Rizky Sekretaris IHGMA Jatim menambahkan inti dari workshop ini adalah mengenai bagaimana memaksimalkan pendapatan  hotel melalui boking langsung. “Jadi hotel bisa jualan langsung ke tamu hotel tanpa melalui OTA. Yaitu dengan menggunakan tool-tool yang ada,” papar Riza.

Pelaksanaan workshop ini berbeda dengan yang dilakukan di kota Bandung dan Yogyakarta. Workshop di Surabaya ini tanpa dipungut biaya alias gratis bagi para anggota IHGMA Jatim. “Disini kami buat free untuk member kecuali tim  hotel yang diajak  member,” pungkas Joko Ketua IHGMA Jatim.  (sam)