Solo, (bisnissurabaya.com)- Jumlah investor saham di Jawa Timur/Jatim 13,40 persen dari jumlah nasional. Tren ini menunjukkan, pasar modal Jatim dalam kondisi positif. Yakni, tercermin pada peningkatan jumlah investor saham sebesar 58,75 persen lebih tinggi dibandingkan dengan nasional sebesar 52,66 persen.

Kinerja yang baik ditunjukkan Industri Keuangan Non Bank di Jatim, dengan pertumbuhan Pendapatan Premi Asuransi 2,69 persen dan pertumbuhan piutang perusahaan pembeayaan sebesar 6,88 persen dengan NPF yang terjaga baik 1,86 persen.

Hal itu dikemukakan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR4, Heru Cahyono, didampingi Deputi Direktur LJK 4 dan Perizinan OJK KR4 Jatim, Moh Eka Gonda Sukmana, di Solo Sabtu (12/10) lalu. Tak hanya itu, perkembangan dana pensiun juga baik. Bahkan, yang tersedia dari pertumbuhan asset bersih dan investasi sebesar 11,7 persen dan 11 persen.

Selama ini, pihaknya mengkliem telah melakukan upaya yang masif dan intensif untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Jatim melalui fungsi Edukasi dan Perlindungan Konsumen serta optimalisasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). (nanang/ton)