Surabaya,(bisnissurabaya.com)- Bintang Aryananda, 14, siswa kelas IX SMPN 1 Surabaya ini menjadi salah satu  perumus deklarasi pemuda dunia atau Youth Manifesto.

Bintang merupakan salah satu dari 100 anak dari 80 kota di dunia yang masuk kategori ramah anak yang diundang ke Jerman. Mereka akan menyuarakan aspirasi dan kebutuhan anak untuk 30 tahun ke depan.

Ia berkesempatan mengikuti ajang itu, bertepatan memperingati 30 tahun Konferensi Hak Anak di Cologne, Jerman.

Selanjutnya, Deklarasi Pemuda Dunia ini akan diserahkan kepada peserta Child-Friendly City Summit atau KTT Kota Ramah Anak di Cologne, Jerman pada 18 Oktober mendatang.

Bintang akan menyampaikan aspirasi anak dan menceritakan kota ramah anak ala Surabaya melalui panel-panel diskusi kreatif berupa pameran foto.

Kepala Perwakilan UNICEF wilayah Pulau Jawa Bali Arie Rukmantara, menjelaskan, Bintang adalah pemenang Best Photo dalam Workshop Fotografi Urban Growing Up Surabaya yang diadakan di Surabaya pada 5-9 Agustus  lalu. Foto karya Bintang mendapatkan suara terbanyak dari anak-anak peserta workshop tersebut.

“Di Jerman, dia akan menggelar pameran foto hasil karya 21 anak yang ikut workshop di Surabaya. Juga akan mendiskusikan pentingnya fotografi untuk menyalurkan aspirasi anak,” katanya.

Ada banyak cara, lanjut Arie, menyampaikan aspirasi. Tidak harus dengan demonstrasi atau berdebat. Foto juga media yang powerful untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mempromosikan Indonesia ke dunia.

Bintang mengaku sudah mempersiapkan semua hal tentang Surabaya yang akan disampaikan di forum perumus deklarasi pemuda dunia. “Saya ingin menyampaikan banyak hal tentang Surabaya. Kondisi kota dan lingkungan di Kota Pahlawan,” ujar Bintang.

Ia sendiri tak menyangka bisa menjadi wakil dari Surabaya yang berangkat ke Jerman. Kemampuan fotografi yang dimilikinya menjadi modal ketika dirinya ikut dalam Workshop Fotografi Urban Growing Up Surabaya.

Wahyu Wicahyadi, ayah Bintang mengatakan, anaknya akan berangkat ke Jerman siang ini. Bintang akan tinggal dan berkegiatan di Jerman selama 10 hari.

Bintang akan berangkat bersama anak lain yang juga mewakili Indonesia, pendamping dari Yayasan Sahabat Kapas, dan Arie Rukmantara Kepala Perwakilan UNICEF wilayah Jawa Bali.

Sementara itu, Walikota Surabaya Tri Rismaharisni, dan Ahyani Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo akan menyusul ke Jerman untuk menjadi peserta Child-Friendly City Summit atau KTT Kota Ramah Anak pada 15 Oktober nanti. (ton)