Sidoarjo, (bisnissurabaya.com)- Pengusaha muda sukses Sidoarjo ini punya nama Hidar Assegaf SH. Akhir-akhir ini namanya melesat di deretan calon pemimpin Kota Delta. Pemilik PT Megas yang berkantor di depan Transmart Sidoarjo itu bahkan menegaskan ia optimistis bakal melenggang ke kursi Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo dalam Pemilukada tahun depan.

Nama Hidar memang tidak asing lagi di Sidoarjo. Sifatnya yang pantang menyerah sudah lama dikenal warga kabupaten ini. Pantang menyerah dalam segala hal, yang sifat ini tidak muncul begitu saja dari diri Hidar, sapaan akrab Hidar Assegaf.

Pantang menyerah ini sudah terbentuk sejak kecil. Karena itulah, ketika ia tumbuh dewasa dan berkeluarga, pantang menyerah dan pejuang sejati selalu tampak dalam kehidupan sehari-hari.

Pantang menyerah dan selalu mencoba untuk berusaha dan berjuang membawa Hidar sukses sebagai pengusaha kelas atas di Sidoarjo. Ia kini menjabat  Direktur Utama (bos) PT Mega Akbar Superindo (PT Megas). Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengamanan, penyuplai tenaga kerja, advertising, property dan showroom mobil. Kantor perusahaannya kini berdiri megah di depan Transmart Sidoarjo, masuk wilayah Desa Pagerwojo, Kec. Buduran, Sidoarjo.

Pria enerjik ini bukan hanya sukses mengelola bisnisnya yang kini mempekerjakan sekitar 12 ribu karyawan, tetapi juga sukses dalam membina rumah tangga. Tiga anaknya semuanya juga terbilang sukses di pilihan hidup masing-masing. Hidar juga aktif di sejumlah organisasi masyarakat. Ia juga berpengalaman di bidang politik dan pernah mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Sidoarjo.

Di tengah sukses yang direngkuhnya, Hidar kembali muncul ke permukaan dalam bursa calon bupati dan wakil bupati dalam Pemilukada Sidoarjo tahun depan. Kantornya di Pagerwojo sehari-hari juga ramai didatangi tokoh-tokoh masyarakat Sidoarjo.

Seperti Senin (7/10) siang, kantornya dipenuhi tokoh masyarakat Kota Delta yang mendukungnya maju sebagai calon wakil bupati Kota Delta. “Saya optimistis bakal memenangkan Pemilukada Sidoarjo tahun depan,” ujar Hidar.

Tidak hanya sekadar gertak sambal, ternyata persiapan matang sudah dilakukan Hidar. Tim suksesnya sudah jalan. Posko pemenangan juga sudah didirikan dan diresmikan. Posko pemenangan Hidar sebagai Cawabup Sidoarjo kini tersebar mulai tengah kota hingga pelosok Sidoarjo. “Segala sesuatu sudah kami persiapkan dengan baik,” tambah Hidar, mantab.

Hidar Assegaf tak main-main untuk menunjukkan kesungguhannya dalam pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sidoarjo yang akan digelar September tahun depan.

Berbagai upaya sudah dilakukan pria kelahiran 22 Agustus 1973 tersebut untuk memetakan dukungan masyarakat pada dirinya sebagai calon wakil bupati Sidoarjo. Diantaranya melakukan kunjungan ke beberapa tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Bukan hanya itu, wong-wong cilik pun juga ia sentuh melalui berbagai kegiatan semacam pengajian, bakti sosial serta yang paling akhir adalah pendirian gardu-gardu pendukungnya di akar rumput.

Menurutnya, masih banyak hal yang harus dibenahi di Kabupaten Sidoarjo ini sebagai penunjang program-program pembangunan yang merata sampai ke pelosok desa supaya dampaknya bisa dirasakan oleh setiap warga kota delta. “Konsep saya sederhana saja, yakni mengembangkan Sidoarjo menjadi kota yang mandiri, berpikiran maju dalam pengembangan segala aspek, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, budaya, wisata, sosial dan keamanan yang sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat,” ujar suami dari Nova Erin

Menurutnya konsep itu hanya bisa berjalan jika Sidoarjo ke depan dipimpin oleh orang-orang yang berpikiran maju dan inovatif sehingga memiliki gebrakan-gebrakan yang menghasilkan karya nyata.

Dorongan semangat itulah yang memotivasi bapak tiga anak itu untuk mendeklarasikan diri sebagai bakal calon pemimpin Sidoarjo di periode lima tahun mendatang tersebut. “Sebagai kader partai, saya fokus untuk mendapatkan tiket dari Gerindra. Tapi jika partai memiliki calon yang lebih baik, saya tetap akan menghormati keputusan organisasi,” tukasnya.

Di kancah perpolitikan lokal, Hidar bukanlah nama baru. Ia sudah sangat berpengalaman di ranah itu. Ia tercatat pernah menjadi Ketua DPC PKPI Sidoarjo. Bahkan ia juga dipercaya menjadi Ketua Asosiasi Partai Non Parlemen (APNP) Sidoarjo.

Karena itu Ketua Koalisi Kerakyatan Bersatu yang menjadi motor kekuatan pasangan Prabowo – Sandi  dalam Pilpres 2019 lalu tersebut punya seabreg cara untuk mendongkrak popularitas dan eletabilitasnya di mata warga Sidoarjo. ”Masih banyak langkah yang akan saya tempuh untuk meyakinkan partai Gerindra terhadap potensi keterpilihan saya. Tapi sekali lagi, semuanya saya kembalikan pada pertimbangan dan kebijakan partai,” tutup pria berpostur tinggi besar itu. (rin)