Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Ada yang menarik pada era digitalisasi. Anak muda terutama siswa/siswi SMA/SMK ternyata melek teknologi. Terutama dalam upload video kegiatan ke Youtube. Bahkan, lomba yang diadakan Indosat, remaja dari Madura menduduki peringkat pertama, disusul Jakarta dan Bandung.

‘’Ini menunjukkan kreativitas pelajar dalam era digitalisasi terutama internet dan youtube sangat menggembirakan,’’ kata AVP Head of marketing communication Bali Nusra Indosat Ooredoo, Heru Wahyudi, kepada bisnissurabaya.com, di Surabaya Rabu (3/10) kemarin. Ia menjelaskan, September lalu Indosat menyelenggarakan lomba skala nasional terkait digitalisasi termasuk internet dan Youtube.

Menurut dia, lomba diikuti ratusan siswa/siswi SMP-SMA/SMK dari seluruh Indonesia. Dan peserta dari Madura, yang paling banyak atau menduduki peringkat pertama yang mengirim video yang telah diupload ke Youtube. Karena itu, tak berlebihan bila IM3 Ooredoo kembali melakukan kampanye Collaboration- Freedom To Collaborate sebuah gerakan nasional untuk mendorong generasi muda Indonesia menciptakan konten digital yang positif dengan cara berkolaborasi, baik dengan pembuat konten yang berpengalaman, maupun dengan teman sendiri.

‘’Melalui kolaborasi, anak muda dapat bebas mengekspresikan kreativitas tanpa batas sehingga mampu berkembang dan belajar lebih cepat sebagai bagian dari kampanye Collaboration ini, IM3 Ooredoo bekerja sama dalam YouTube FanFest yang akan hadir di 5 kota Indonesia yaitu Showcase Event Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Makassar dan Liveshow di Jakarta,’’ tambah VP – Head of Trade Comms & Retail Branding Indosat Ooredoo, Mohammad Fahrurrozi.

Acara ini, kata dia, akan menampilkan banyak kreator lokal, serta menjadi ajang bagi para penggemar untuk bertatap muka dan memungkinkan mereka untuk berkolaborasi langsung dengan idolanya. Dalam Showcase ini BATS Channel dan Londo Kampung akan menunjukkan bagaimana mereka dapat menciptakan konten secara maksimal dan menarik dengan cara berkolaborasi, yang akan menginspirasi generasi muda untuk melakukan hal yang sama dengan teman, keluarga, atau bahkan dengan konten kreator sekalipun yang sudah memiliki banyak subscriber.

“Konten kreator atau YouTuber terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi, sehingga kini menjadi YouTuber bisa dijadikan sebuah profesi. Untuk itu IM3 Ooredoo meluncurkan kampanye Collaboration – Freedom To Collaborate, yang mengajak generasi muda untuk melakukan sesuatu yang baru dalam membuat konten digital yaitu dengan cara berkolaborasi, sehingga konten yangdihasilkan akan lebih menarik,’’ ujar Mohammad Fahrurrozi. (bw)