Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Siapa yang tak kenal Alan Budikusuma? Pebulutangkis asli Arek Suroboyo ini pernah menorehkan sejarah dengan menyabet medali emas tunggal putra dalam olimpiade Barcelona 1992. Suami Pebulutangkis Putri, Susi Susanti, Jum’at (27/9) siang muncul di Surabaya dalam acara Astec Daihatsu. Ternyata, kehadirannya, tidak lain karena Daihatsu kembali menyelenggerakan turnamen bulutangkis dengan tajuk ‘Daihatsu ASTEC Open 2019’ untuk keempat kalinya sejak 2016 lalu.

‘’Saya tahu, Surabaya gudangnya pebulutangkis hebat,’’ kata lelaki yang pensiun dari dari dunia bulu tangkis setelah Olimpiade Atlanta 1996 ini. Ia menyebut selain dirinya yang asli Arek Suroboyo, juga ada nama Sonny Dwi Kuncoro serta pebulutangkis hebat kaliber dunia lainnya juga berasal dari Surabaya. Karena itu, tak berlebihan apabila pembibitan pemain bulutangkis mulai usia dini, junior kemudian senior sangat dibutuhkan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia/PBSI.

Alan Budikusuma

Seperti, turnamen hasil kerjasama Daihatsu dengan Alan & Susy Technology (ASTEC) kali ini terasa istimewa karena peningkatan level turnamen di seluruh kota penyelenggara. Turnamen ini berlangsung dari Maret hingga November ditujuh kota besar dan terdaftar dalam agenda PBSI. Turnamen Daihatsu Astec Open 2019 di Surabaya sebagai kota penyelenggaraan keenam dengan peningkatan level menjadi BAC (Badminton Asia Confederation) , akan digelar mulai 7 – 12 Oktober di GOR Bulutangkis Soedirman dan GOR Sonny Dwi Kuncoro.

Peningkatan level turnamen ini untuk mengapresiasi tingginya animo masyarakat terhadap olahraga bulutangkis, yang merupakan salah satu cabang olahraga paling populer no dua di Indonesia. Tak hanya itu, melalui turnamen ini para atlit dapat memperbesar peluang untuk masuk seleksi Pelatnas dan berpeluang meningkatkan poin resmi yang terdaftar dan diakui oleh federasi bulu tangkis tingkat dunia, yaitu BWF (Badminton World Federation).
Sejak diselenggarakan pada awal tahun di Medan, Balikpapan, Bandung, Jogjakarta, dan Makassar, telah tercatat lebih dari 4.300 peserta yang mendaftar pada turnamen ini. Jumlah ini membuktikan tingginya partisipasi masyarakat pencinta bulutangkis Indonesia terhadap turnamen Daihatsu ASTEC Open 2019, yang pada akhirnya para pemenang akan memperebutkan gelar juara pada turnamen final di Jakarta.

Secara umum, turnamen Daihatsu Astec Open 2019 dibagi menjadi beberapa kategori pemenang berdasarkan umur. Dimulai U-13, U-15, U-17, U-19, dewasa dan veteran. Selain menggelar pertandingan, turnamen ini juga mengadakan caching clinic yang langsung melibatkan Alan dan Susy sebagai pembicara.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasi masyarakat yang mengikuti turnamen Daihatsu ASTEC Open 2019 ini. Kami berharap melalui turnamen ini dapat melahirkan bibit-bibit muda bulutangkis dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya Surabaya. Hingga dapat berprestasi keajang kompetisi yang lebih tinggi yang dapat mengharumkan nama bangsa,“ kata Marketing Direcktor PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra. (bw)