Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Guna mendukung langkah internasionalisasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memperluas jaringan kerja samanya dengan berbagai perguruan tinggi mancanegara. Salah satunya, lewat perhelatan program Joint Staff Mobility ASEAN European Academic University Network (ASEA UNINET) yang dilaksanakan mulai 10 – 16 September ini.

ITS melalui Direktorat Hubungan Internasional atau ITS International Office (ITS IO) mengkoodinir pertemuan yang dihadiri para staf Kantor Urusan Internasional (KUI) dari berbagai universitas dalam negeri maupun luar negeri.
ASEA-UNINET sendiri telah dibentuk sejak 1994 oleh universitas-universitas dari Austria, Indonesia, Thailand dan Vietnam dalam Austrian – South East Asian University Network. Sampai saat ini lebih dari 80 universitas yang berasal dari 18 negara telah bergabung dalam jaringan tersebut.

Direktur Hubungan Internasional ITS, Dr Maria Anityasari ST MEngSc mengakui, hal ini merupakan kesempatan yang baik bagi ITS dalam menjalin hubungan internasional dengan perguruan tinggi lain terkait mobilitas. “Pasalnya, hanya pada aspek riset saja yang telah berhasil terlaksanakan sampai saat ini,” ungkapnya.
Faktanya, lanjut Maria, hubungan dalam hal riset sebagian besar pesertanya hanya berasal dari para dosen dan mahasiswa program doktoral (S-3). Sehingga, ITS yang bekerja sama dengan Universitas Airlangga (Unair) dan Universitas Udayana (Unud) dalam penyelenggaraan kegiatan ini berharap agar bisa terbentuk sebuah program pertukaran mahasiswa bagi jenjang sarjana (S-1).

Dosen Departemen Teknik Industri ITS tersebut juga menceritakan, sebenarnya kegiatan ini telah direncanakan oleh ITS sejak dua tahun yang lalu. “Namun baru bisa terlaksana sekarang ini,” akunya. Nantinya, kata Maria, seluruh peserta yang berasal dari empat negara tersebut (Austria, Indonesia, Thailand dan Vietnam) akan berdiskusi dan memberikan materi untuk merumuskan suatu program. Kegiatan ini akan dilaksanakan di kampus ITS, Unair, dan Unud.

Sementara itu, Wakil Rektor IV Bidang Inovasi, Kerja Sama, Kealumnian, dan Hubungan Internasional ITS, Bambang Pramujati ST MScEng PhD menerangkan, dalam era global saat ini, memang peran dari international office sangat penting. “Sehingga, harapannya kegiatan yang melibatkan beberapa universitas ini dapat mewujudkan kerja sama yang lebih besar dan posisi kita juga akan menjadi lebih baik lagi nantinya,” tutur dosen Departemen Teknik Mesin ini berharap. (bw)