Gresik, (bisnissuarabaya.com)- Festival merupakan acara yang diadakan dalam rangka memperingati sesuatu. Bisa juga diartikan dengan hari peringatan peristiwa penting atau bersejarah, atau pesta rakyat.

Seperti warga kampung Hulaan, Menganti Gresik yang mengadakan festival makan gratis dengan berbahan dasar touge dan lontong khas hulaan. “Disini kita dibagi menjadi beberapa kelompok. Masing-masing memiliki satu menu yang berbeda,” kata penjaga stand nasi pecel, Tutik, Sabtu (7/9) kemarin.

Tetapi, sebelum diadakan makan-makan, warga diajak untuk senam bersama yang dihadiri Ibu Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Setelah melakukan senam, dilanjutkan dengan acara jalan sehat.

Akhirnya, waktu yang ditunggu-tunggu pun tiba. Masing-masing orang diberikan satu kupon, untuk ditukarkan dengan makanan yang sudah disediakan panitia. Warga antusias ketika mengambil makanan.

Menu yang mereka sediakan adalah makanan tradisional. Seperti, nasi pecel, tahu campur, gado-gado, lontong balap, krawon, ote-ote, tahu tek, lontong cap gomeh, lontong gule. Jumlah yang dihidangkan juga tak sedikit yakni 1.500 porsi dan langsung ludes dimakan pengunjung dalam waktu satu jam. (ayu)