Surabaya, (bisnissurabaya.com)- Maspion Square buka seperti biasa. Sementara, Giant Extra yang berada di Maspion Square buka sejak 2002, merupakan Giant pertama kali di Surabaya. Karena itu banyak masyarakat yang menyebut Maspion Square sebagai Giant Margorejo. Namun, setelah beroperasi disana sejak 20 tahun lalu, terhitung 25 Agustus lalu resmi berhenti operasional. Menyusul Giant Diponegoro yang lebih dulu tutup.

Walaupun berpengaruh terhadap jumlah pengunjung, namun tidak signifikan. Hal ini dibuktikan dengan jumlah kupon undian yang masuk saat Maspion Vaganza. “Pada periode akhir 2018 saat masih ada Giant, kupon yang terkumpul 8.000 lembar. Terus pada periode pertama Januari menjelang Giant Tutup kupon yang terkumpul 26.000  lembar, kini periode kedua Februari mencapai 15.000,” kata Direktur Maspion Square  kepada bisnissurabaya.com di sela pengundian Maspion Vaganza beberapa waktu yang lalu.

Selain memiliki pengunjung  loyal dari Surabaya, Maspion Square juga sering didatangi oleh pelanggan luar kota. Seperti Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan, hingga Banyuwangi. Banyak pengunjung yang merasa betah belanja di sana, karena ada Hartono, Pusat Otomotif Terpadu (POT), dan Maspion IT (MIT) yang menyediakan kebutuhan teknologi informasi. Seperti komputer, laptop, printer, proyektor, mesin kasir, mesin absensi, hingga drone.

Faktor lain yang menjadi daya tarik pengunjung dan tenant untuk bertransaksi jual beli di Maspion Square, karena parkirnya luas dan aman. Sejak berdiri belum pernah ada kejadian kriminal yang berarti terjadi disini. Mall ini juga dikenal sebagai pusat perbelanjaan yang tenantnya guyub. Walaupun berkompetisi mereka rukun dan saling support. Hal ini, dibuktikan pada saat pelaksanaan berbagai lomba antar tenant memperingati HUT RI kemarin.

“Nasi Goreng 69 dan O Bunder adalah tenant yang lokasinya berdampingan dan jualannya sama. Tapi mereka rukun. Bahkan, dulu yang membawa O Bunder masuk ke Maspion Square adalah Nasi Goreng 69,” jelas Direktur yang berpenampilan rapi ini. Selain itu, banyak tenant baru yang masuk pasca tutupnya Giant. Antara lain, Bakso Gubeng, Bioskop CGV, dan masih banyak lagi yang lain.

Untuk mengejar target pertumbuhan sebesar 5 sampai 10 persen, kata dia, Maspion Squre kembali menajamkan visi sebagai mall lifestyle yang sudah digulirkan selama ini. “Kami berencana menambah satu unit mobil sebagai hadiah Maspion Vaganza, sehingga menjadi dua unit,” tambah pria yang juga rohaniawan ini.

Hadiah  untuk periode ini berupa : kipas angin, rice comm dispenser lemari es mini, LED TV32″ sedangkan hadiah utama Maspion Vaganza berupa 1 unit sepeda motor berhasil dimenangkan Irene Monica. (nanang)