Sarabaya,(bisnissurabaya.com)- Yolla Berlin binti Loso, pedangdut moleh ini harus duduk di kursi pesakitan.  Wanita ini, sebelumnya harus berurusan dengan polisi seusai menggunakan narkoba di zona home stay Jalan Kuwuan Lapangan Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep Surabaya.

Akibat perbuatannya, perempuan molek yang berprofesi sebagai pedangdut koplo ini pun terancam hukuman 4 tahun penjara. Dalam dakwaan yang dibacakan dihadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri/PN Surabaya yang dipimpin Jihad Arkahudin, jaksa penuntut umum/JPU Suksino, dari Kejari Surabaya menjerat terdakwa secara alternatif.

Pada dakwaan pertama, Yolla dijerat pasal 114 Ayat (1) UU 35/2009 tentang narkotika, dan dakwaan kedua pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Dalam dakwaan dipaparkan, Yolla, ditangkap Senin (1/7) sekitar pukul 17.30 WIB di tempat kosnya. Dari penangkapan ini, polisi mengamankan barang bukti/bb sabu seberat ± 0,12 gram. Kepada polisi, Yolla, mengaku mendapat sabu itu dari Hasip (berkas terpisah).

Terdakwa Yolla, juga mengakui bahwa sabu yang dia simpan dalam saku celana sebelah kirinya tersebut akan dipakai sendiri. Karena merasa kurang, setelah selesai pesta narkotika jenis sabu bersama Hasip dan Surateno (berkas terpisah).

“Saya merasa kurang, lalu saya menyuruh Hasip membeli lagi. Sabu, kedua tersebut rencana akan saya pakai sebelum pentas. Tujuannya, untuk menjaga stamina agar tetap fit,” kata Yolla, kepada majelis hakim dan JPU. (ton)