Lamongan, (bisnissurabaya.com)- Arak-arakan peserta karnaval membikin decak kagum penonton. Warga yang menyaksikan  di sepanjang jalan yang dilalui arak-arakan tampak gembira dan berulang kali melambaikan tangan.

Tak kurang  89 lembaga Pendidikan setingkat TK dan SD meramaikan karnaval HUT ke-74 RI di Lamongan, Rabu (28/8). Banyaknya peserta dalam karnaval kali ini mengakibatkan peserta terakhir baru bisa berangkat ketika matahari sudah di atas kepala.

Warga menangkap beragam pesan yang diusung peserta karnaval yang mengusung tema warna nusantaraku ini. Seperti siswa dari SDN Jetis III yang tampil di atas kendaraan terbuka sambil memainkan alat musik gamelan. “Bagus mas, ternyata walau masih tingkat dasar mereka bisa memperagakan penampilan yang apik,” kata Widya Anggraeni penonton yang menyaksikan dari Jalan Lamongrejo.

Sementara beberapa beberapa Lembaga TK/RA menampilkan program unggulan Pemkab Lamongan. Mulai dari Lamongan Green and Clean (LGC), Gerakan 1821, Tani Jago (Pertanian Jagung Modern) hingga pendidikan anti korupsi.

Warna-warni nusantara ditunjukkan lewat beberapa peserta yang tampil dengan busana adat khas, mulai dari Sabang sampai Merauke. Beberapa guru pendamping juga tampil percaya diri dengan busana adat khas Lamongan yang baru saja diresmikan penggunaannya oleh Bupati Fadeli pada Mei lalu.

Puluhan peserta karnaval setingkat TK dan SD ini terdiri dari 55 lembaga dari TK/RA dan selebihnya sebanyak 34 lembaga berasal dari SD/MI.

Peserta dari TK/RA menempuh rute yang sangat pendek. Diberangkatkan Bupati Lamongan bersama Forkopimda dari depan Pendopo Lokatantra. Dan finish di depan SDN Jetis III setelah menyusuri Jalan Lamongrejo, Jalan dr Wahidin Sudiro Husodo dan sebagian Jalan Soewoko.

Sedangkan peserta dari SD dan MI menempuh rute yang lebih Panjang. Dari Jalan Soewoko mereka masih harus menyusuri Jalan Andan Sari dan Andan Wangi, sebelum melalui Jalan A Yani untuk kemudian finish di barat Pendopo Lokatantra. (sam)