(bisnissurabaya.com) – Ibu Kota baru Indonesia di Kalimantan Timur. Akhirnya, yang ditunggu-tunggu datang juga, yaitu pengumuman lokasi pasti Ibu Kota Baru Indonesia. Presiden Joko Widodo/Jokowi dan jajaran menteri resmi mengumumkan bahwa Ibu Kota Baru akan pindah ke Provinsi Kaltim, tepatnya berada di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara/PPU dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Bagi yang masih kontra dengan keputusan ini, bisa memperhatikan dan membaca lagi mengapa Ibu Kota harus pindah.

Presiden Jokowi, mengatakan, beban Jakarta saat ini sudah terlalu berat sebagai pusat pemerintahan, bisnis, perdagangan, dan lainnya. Jakarta juga terlalu padat dan diperparah dengan polusi udara dan air. Maka, sudah saatnya Ibu Kota pindah demi pemerataan dan mengurangi kesenjangan yang ada.

“Dipilihnya Ibu Kota Baru pindah ke Kabupaten PPU dan Kukar bukannya tanpa alasan. PPU dan Kukar dinilai secara kajian minim bencana. Baik bencana banjir, gempa bumi, tsunami, kebakaran hutan, maupun tanah longsor. Dua kabupaten ini juga berada di tengah wilayah Indonesia dan berdekatan dengan wilayah perkotaan yang berkembang. Yaitu, Balikpapan dan Samarinda. Selain itu, infrastruktur yang telah ada juga lengkap dan yang paling penting adalah pemerintah telah menguasai lahan seluas 180.000 hektar,” kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Mahmudin,
Senin (26/8).

Mungkin, diantara kita ada yang jarang mendengar kedua wilayah calon ibu kota baru tersebut. Bahkan, baru kali ini mendengar. Silahkan simak sekilas dua kebupaten calon Ibu Kota Baru ini.

Kabupaten Penajam Paser Utara/Kab PPU terletak di wilayah provinsi Kaltim dan berbatasan dengan Kab Kukar. Kabupaten ini terbilang baru dan muda karena baru dikeluarkan Undang-undangnya pada tahun 2002.

Kab PPU juga termasuk kabupaten yang kecil karena hanya memiliki empat kecamatan. Masih banyaknya lahan di Kab PPU bisa dikembangkan dan tentunya bisa dijadikan ukuran para investor untuk berinvestasi disektor ini. Fasilitas infrastruktur, sarana, dan prasarana seperti jalan maupun alat transportasi sudah tersedia.

“Ibu Kota Baru Indonesia nantinya juga akan berada di sebagian Kab Kukar. Kabupaten yang memiliki ibu kota kabupaten di Tenggarong ini memiliki wilayah yang cukup luas dan dekat dengan kota Samarinda,” tambah Bey Machmudin.

Dari aspek historis juga wilayah ini sangat penting karena menjadi lokasi salah satu kerajaan besar dan tertua di Indonesia. Yaitu, Kerajaan Kutai yang berdiri sekitar abad ke-4. Seperti halnya dengan Kab PPU, Kab Kukar juga memiliki penduduk yang multi etnis dan multi agama. (nanang)